
BANDAR LAMPUNG — PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Lampung memastikan sistem kelistrikan di seluruh Provinsi Lampung dalam kondisi aman dan siap mendukung rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
General Manager PLN UID Lampung, Noer Soeratmoko, memantau langsung kondisi kelistrikan dari Unit Pelaksana Pengatur Distribusi (UP2D) Lampung, Senin (17/8/2026). Pemantauan dilakukan untuk memastikan pasokan listrik, jaringan, personel, serta peralatan pendukung tetap dalam kondisi siaga.
Dari pusat pengaturan distribusi tersebut, kondisi sistem kelistrikan dipantau secara real time, khususnya pada sejumlah lokasi yang menjadi pusat kegiatan peringatan HUT ke-81 RI.
Cadangan Daya 204,4 MW
Berdasarkan hasil pengecekan, sistem kelistrikan Lampung berada dalam kondisi aman. PLN mencatat total daya mampu pasok mencapai 1.608,3 megawatt (MW).
Sementara itu, proyeksi beban puncak pada 17 Agustus 2026 berada di angka 1.403,9 MW, atau sekitar 87,3 persen dari daya mampu pasok. Dengan demikian, terdapat cadangan daya sekitar 204,4 MW.
“Dari UP2D Lampung, kami memantau langsung kondisi sistem kelistrikan sekaligus memastikan seluruh jajaran dalam kondisi siaga penuh. Mulai dari kesiapan pasokan, jaringan distribusi, personel hingga peralatan pendukung telah kami pastikan siap,” ujar Noer.
Kesiapan sistem juga ditopang pembangkit Energi Baru Terbarukan (EBT) dengan daya mampu pasok mencapai 387,5 MW.
Selain sistem on grid, PLN memastikan empat sistem isolated yang tersebar di wilayah Lampung berada dalam kondisi normal.
1.468 Personel Disiagakan
Untuk memperkuat pengamanan kelistrikan selama momentum kemerdekaan, PLN UID Lampung mengerahkan 1.468 personel.
Jumlah tersebut terdiri atas 157 personel PLN dan 1.311 personel tenaga alih daya serta mitra kerja.
PLN juga menyiapkan 83 unit peralatan pendukung, 175 kendaraan operasional, serta material cadangan untuk mengantisipasi gangguan kelistrikan.
“Kami memastikan seluruh sumber daya siap dan berada pada titik-titik yang telah ditentukan. Personel, peralatan pendukung, kendaraan operasional hingga material cadangan gangguan telah disiagakan agar setiap potensi gangguan dapat direspons dengan cepat,” kata Noer.
Pengamanan diperkuat melalui 106 Posko Siaga Distribusi dan 9 Posko Siaga ICON+. Selain itu, PLN memberikan perhatian khusus terhadap 22 lokasi prioritas, termasuk kantor pemerintah daerah, instansi terkait, dan pusat pelaksanaan kegiatan HUT ke-81 RI.
90 SPKLU Turut Disiagakan
Tidak hanya memastikan pasokan listrik, PLN UID Lampung juga menyiapkan infrastruktur pendukung kendaraan listrik.
Sebanyak 90 Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di 58 lokasi turut disiagakan untuk mendukung mobilitas masyarakat selama rangkaian peringatan kemerdekaan.
Noer menegaskan kesiapsiagaan tersebut merupakan bentuk komitmen PLN dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat sekaligus mendukung pemerintah menyukseskan perayaan HUT ke-81 RI.
“Semangat kemerdekaan menjadi energi bagi kami untuk terus memberikan pengabdian terbaik. Seluruh insan PLN UID Lampung siap mengawal kelistrikan agar rangkaian HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Provinsi Lampung dapat berlangsung aman, lancar, dan khidmat dengan dukungan listrik yang andal,” pungkasnya.
