Lompat ke konten
Beranda | Langkah Cepat Dalam Informasi Berita Indonesia dan Internasional Terkini | Api Lahap 2,2 Hektare Lahan di Kedaung, Babinsa Bergerak Cepat Padamkan Kebakaran

Api Lahap 2,2 Hektare Lahan di Kedaung, Babinsa Bergerak Cepat Padamkan Kebakaran

Api Lahap 2,2 Hektare Lahan di Kedaung, Babinsa Bergerak Cepat Padamkan Kebakaran

BANDAR LAMPUNG — Kebakaran lahan kosong seluas sekitar 2,2 hektare terjadi di Jalan M. Ali 1 RT 02 LK I, Kelurahan Kedaung, Kecamatan Kemiling, Bandar Lampung, Selasa (25/8/2026).

Kobaran api yang muncul sekitar pukul 12.24 WIB tersebut langsung mendapat respons cepat dari Babinsa Kelurahan Kedaung, Serka Agus Supriyanto. Bersama petugas pemadam kebakaran, Tim S3B Kodim 0410/KBL, sejumlah Babinsa dan warga, ia bergerak melakukan pemadaman agar api tidak meluas.

Lahan yang terbakar diketahui milik Cindra Viktor/PTSL. Berdasarkan informasi awal di lokasi, kebakaran diduga dipicu aktivitas pembakaran lahan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

Begitu menerima laporan warga, Serka Agus segera menuju lokasi dan berkoordinasi dengan Damkar Kemiling. Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi api menjalar ke area lain maupun mendekati permukiman warga.

Setibanya di lokasi, proses pemadaman dilakukan menggunakan dua unit mobil pemadam kebakaran. Empat personel Babinsa, Tim S3B Kodim 0410/KBL dan masyarakat turut membantu mengendalikan kobaran api.

Setelah berjibaku selama hampir dua jam, api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 14.10 WIB. Petugas kemudian memastikan titik-titik api tidak kembali menyala dan merambat ke kawasan sekitar.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kebakaran mengakibatkan sekitar 2,2 hektare lahan mengalami kerusakan.

Gerak cepat Babinsa bersama petugas pemadam dan masyarakat menjadi bagian dari upaya mencegah kebakaran lahan berkembang menjadi bencana yang lebih besar.

Kejadian tersebut sekaligus menjadi peringatan bagi masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan. Kondisi cuaca panas dan kering dapat membuat api cepat menyebar serta meningkatkan risiko kebakaran yang sulit dikendalikan.

Kehadiran Babinsa di tengah situasi darurat juga menunjukkan peran aparat kewilayahan dalam membantu masyarakat, memperkuat koordinasi lintas unsur, sekaligus menjaga keamanan dan keselamatan lingkungan.

Tinggalkan Balasan