Lompat ke konten
Beranda | Langkah Cepat Dalam Informasi Berita Indonesia dan Internasional Terkini | Drainase Tersumbat, Warga Sukarame 2 Keluhkan Genangan Air Kotor

Drainase Tersumbat, Warga Sukarame 2 Keluhkan Genangan Air Kotor

6detikcom, BANDAR LAMPUNG – Warga Jl. Minak Pengantin, RT 02, Lingkungan 01, Kelurahan Sukarame 2, Kecamatan Teluk Betung Barat, Kota Bandar Lampung, mengeluhkan kondisi kecilnya saluran drainase yang melintas dibawah jalan aspal kerap tersumbat, terutama saat hujan turun.

Gorong-gorong yang diduga memiliki ukuran terlalu kecil menyebabkan aliran air tidak lancar. Akibatnya, genangan air _comberan_ muncul di tengah permukiman dan menimbulkan bau tidak sedap, Selasa (3/11/2026).

Warga menyebut persoalan tersebut sebenarnya telah beberapa kali diupayakan penyelesaiannya bersama pamong setempat. Namun, upaya tersebut belum memberikan hasil permanen karena penyumbatan kembali terjadi setelah beberapa minggu.

“Warga bersama pamong setempat sudah berupaya mencari solusi. Namun, beberapa minggu kemudian gorong-gorong kembali tersumbat. Apalagi saat hujan turun, aliran air menjadi tidak lancar,” ungkap salah seorang warga.

Keluhan serupa disampaikan warga lainnya yang merasa terganggu dengan bau tidak sedap dari genangan air _comberan_ di sekitar rumah mereka.

“Sekarang sudah keluar bau tidak sedap lagi, Bang, akibat genangan air _comberan_ . Ini berada di tengah-tengah permukiman penduduk. Kami berharap persoalan ini segera ditangani karena mengganggu kenyamanan warga,” ujarnya.

Warga menduga kapasitas gorong-gorong yang terlalu kecil menjadi salah satu faktor penyebab aliran air tidak mampu menampung peningkatan debit saat hujan. Meski demikian, penyebab pasti penyumbatan masih perlu dipastikan melalui pemeriksaan teknis di lapangan.

Untuk mengatasi persoalan yang terus berulang, warga berharap pemerintah mempertimbangkan perbaikan secara menyeluruh. Salah satu usulan yang disampaikan adalah membongkar bagian jalan di atas gorong-gorong dan memperbesar kapasitas saluran sesuai kebutuhan teknis.

Masyarakat menilai penanganan tidak cukup hanya dengan membersihkan sumbatan sementara. Diperlukan evaluasi kondisi drainase agar aliran air kembali lancar dan persoalan serupa tidak terus terjadi.

Warga pun meminta Pemerintah Kelurahan Sukarame 2 bersama instansi teknis Pemerintah Kota Bandar Lampung segera meninjau lokasi dan menentukan langkah perbaikan yang tepat.

Selain mengganggu kenyamanan, genangan air _comberan_ yang terus berulang juga menjadi persoalan kebersihan dan sanitasi lingkungan. Karena itu, warga berharap ada penanganan konkret agar kawasan permukiman tetap bersih, sehat, dan nyaman.

Hingga berita ini diterbitkan, belum diperoleh keterangan resmi dari pihak Kelurahan Sukarame 2 maupun instansi terkait mengenai rencana penanganan keluhan warga tersebut.(red)

Loading

Tinggalkan Balasan