
Dipusatkan di Lapangan Korpri, Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan, festival tersebut dikemas dalam enam hari kegiatan dengan empat agenda utama, yakni Pesta UMKM, Drift Show, Parade Budaya, dan Night Lava Run.
Ketua Panitia Pelaksana Lamsel Fest 2026, Hendry Kurniawan, mengatakan seluruh rangkaian kegiatan, termasuk konser musik, dapat dinikmati masyarakat secara gratis tanpa tiket masuk.
“Lamsel Fest 2026 mengusung tema Spirit of Krakatoa dengan menghadirkan empat agenda utama dan berbagai kegiatan pendukung. Masyarakat dapat menikmati beragam atraksi dan hiburan secara gratis,” ujar Hendry, Rabu (4/11/2026).
Menurutnya, Lamsel Fest tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga ruang promosi pariwisata, pengembangan ekonomi kreatif, serta pemberdayaan pelaku usaha dan seniman lokal.
Pesta UMKM Berlangsung Enam Hari
Rangkaian festival diawali dengan Pesta UMKM pada 10–15 November 2026. Kegiatan ini menjadi kesempatan bagi pelaku usaha lokal untuk memasarkan produk dan memperluas jangkauan konsumen.
Khusus UMKM asal Lampung Selatan, pemerintah daerah menyediakan stan secara gratis tanpa biaya sewa. Selain itu, Dewan Kesenian Lampung Selatan, musisi lokal, dan kelompok seni budaya dari berbagai kecamatan juga diberi ruang untuk menampilkan karya dan kreativitas mereka.
Hendry mengatakan, keterlibatan pelaku UMKM dan pegiat seni merupakan bagian penting dari penyelenggaraan festival.
“Lamsel Fest 2026 bukan hanya menjadi ruang hiburan bagi masyarakat, tetapi juga kesempatan bagi pelaku UMKM dan seniman lokal untuk menunjukkan potensi serta karya mereka. Kami ingin produk dan kekayaan seni budaya Lampung Selatan semakin dikenal,” katanya.
Drift Show hingga Konser The Changcuters
Pada Jumat (13/11/2026), pengunjung akan disuguhi Drift Show di Lapangan Korpri mulai pukul 19.20 WIB.
Pertunjukan otomotif tersebut dijadwalkan melibatkan Ketua TP PKK Kabupaten Lampung Selatan sekaligus Utusan Khusus Presiden (UKP) Pariwisata, Zita Anjani. Ia akan tampil dalam pertunjukan solo drift dengan manuver donat dan angka delapan.
Atraksi tersebut juga melibatkan drifter nasional Akbar Rais bersama Vamella.
Pada hari yang sama, pemerintah daerah akan meluncurkan City Branding, Halo Lamsel, serta mengumumkan pemenang Desa HELAU. Agenda ini dijadwalkan berlangsung setelah pembukaan resmi oleh Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama.
Hiburan musik akan dilanjutkan dengan penampilan Maskaryoo, Souljah, dan The Changcuters di panggung utama.
Parade Budaya dan Target Rekor MURI 2.470 Lentera
Memasuki Sabtu (14/11/2026), Lamsel Fest menghadirkan Parade Budaya yang memadukan tradisi lokal dengan pertunjukan seni internasional.
Kegiatan diawali dengan riding scooter yang melibatkan sekitar 50 anggota komunitas Vespa. Mereka akan menempuh rute dari Lamban Rakyat menuju Kantor Bupati Lampung Selatan mulai pukul 16.30 WIB.
Selanjutnya, pertunjukan budaya internasional melalui agenda International Council of Organizations of Folklore Festivals and Folk Arts (CIOFF) akan menghadirkan delegasi dari Korea Selatan, Rusia, Polandia, Bulgaria, dan Indonesia.
Parade utama dijadwalkan berlangsung sekitar pukul 19.40 WIB dengan menampilkan tujuh marga, parade umbul-umbul, delegasi empat negara, pertunjukan teatrikal, serta Tari Tuping.
Salah satu agenda yang menjadi perhatian adalah upaya pemecahan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) melalui penyalaan 2.470 lentera yang melibatkan sekitar 2.500 peserta.
Parade tersebut juga dijadwalkan dihadiri sejumlah duta besar negara sahabat, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, sejumlah menteri Kabinet Merah Putih, Gubernur Lampung, serta tokoh nasional lainnya.
Setelah parade, panggung musik akan menghadirkan Grupie, Dewa 19 Experience, dan Al Ghazali.
Night Lava Run dan Konser D’Masiv
Pada hari terakhir, Minggu (15/11/2026), Lamsel Fest akan menggelar Night Lava Run dengan titik start dan finis di depan Kantor Bupati Lampung Selatan. Kegiatan olahraga tersebut dijadwalkan dimulai pukul 18.10 WIB.
Setelah peserta menyelesaikan rute lari, acara dilanjutkan dengan pengumuman pemenang dan pembagian doorprize.
Panggung festival juga akan menampilkan fashion show dengan peraga perempuan dari kalangan masyarakat, bukan model profesional. Mereka merupakan perempuan yang sehari-hari berjuang mencari nafkah bagi keluarga dan diharapkan dapat menginspirasi perempuan lain untuk tampil percaya diri.
Malam puncak akan dimeriahkan penampilan Hanaya, D’Masiv, Ndarboy, dan Nathalia Holscher. Rangkaian acara kemudian ditutup dengan sambutan Bupati Radityo Egi Pratama, prosesi grand closing, pertunjukan efek khusus, serta kembang api.
Hendry menegaskan, Lamsel Fest akan terus dikembangkan sebagai agenda berkelanjutan untuk meningkatkan daya tarik pariwisata Lampung Selatan.
“Kami ingin festival ini tumbuh semakin besar dan mampu sejajar dengan festival-festival unggulan lainnya di Indonesia,” ujarnya.
Ia juga mengajak masyarakat dan seluruh pihak yang terlibat untuk bersama-sama menjaga ketertiban, keamanan, serta kenyamanan selama kegiatan berlangsung agar seluruh rangkaian Lamsel Fest 2026 berjalan lancar.
![]()

