Lompat ke konten
Beranda | Langkah Cepat Dalam Informasi Berita Indonesia dan Internasional Terkini | PLN Peduli Salurkan Program Budidaya Lele Bioflok di Tulang Bawang Barat, Dorong Ekonomi dan Ketahanan Pangan

PLN Peduli Salurkan Program Budidaya Lele Bioflok di Tulang Bawang Barat, Dorong Ekonomi dan Ketahanan Pangan

PLN Peduli Salurkan Program Budidaya Lele Bioflok di Tulang Bawang Barat, Dorong Ekonomi dan Ketahanan Pangan

TULANG BAWANG BARAT – PT PLN (Persero) terus memperkuat komitmennya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekaligus mendukung ketahanan pangan melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN Peduli. Kali ini, PLN menyalurkan bantuan Program Budidaya Ikan Lele Sistem Bioflok kepada Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) Berkah Muda Mandiri di Kelurahan Daya Murni, Kecamatan Tumijajar, Kabupaten Tulang Bawang Barat, Jumat (31/7/2026).

Program tersebut merupakan implementasi konsep Creating Shared Value (CSV) yang mengintegrasikan pemanfaatan energi listrik melalui Electrifying Agriculture dengan pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal.

Bantuan yang disalurkan meliputi 10 kolam budidaya sistem bioflok, gudang penyimpanan pakan, benih ikan lele, serta persediaan pakan sebagai modal awal untuk meningkatkan kapasitas produksi dan produktivitas kelompok pembudidaya.

Mewakili General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Lampung, Manager Komunikasi dan TJSL PLN UID Lampung, Badai Marindro, mengatakan bahwa peran PLN tidak hanya menghadirkan pasokan listrik yang andal, tetapi juga menciptakan nilai tambah bagi masyarakat melalui berbagai program pemberdayaan yang berkelanjutan.

“PLN memiliki tanggung jawab yang lebih luas dari sekadar menyediakan listrik. Melalui Program TJSL PLN Peduli, kami ingin menghadirkan manfaat yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekaligus mendukung agenda pembangunan nasional. Bantuan budidaya lele sistem bioflok berbasis konsep Electrifying Agriculture ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas kelompok dan menjawab tingginya kebutuhan pasar terhadap ikan lele di wilayah Daya Murni,” ujar Badai Marindro.

Menurutnya, keberhasilan program pemberdayaan tidak hanya diukur dari tersalurkannya bantuan, tetapi juga dari keberlanjutan manfaat yang dirasakan masyarakat.

Dengan penerapan teknologi bioflok, kelompok pembudidaya diharapkan mampu meningkatkan efisiensi usaha, memperbesar hasil panen, membuka peluang usaha baru, serta memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Tulang Bawang Barat.

“Program TJSL PLN dirancang agar mampu menciptakan dampak berkelanjutan sesuai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) 8 tentang Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi. Harapan kami, Pokdakan Berkah Muda Mandiri dapat berkembang menjadi kelompok usaha yang mandiri, produktif, dan mampu menjadi contoh bagi masyarakat lainnya,” tambahnya.

Ketua Pokdakan Berkah Muda Mandiri, Susanto, menyampaikan apresiasi atas dukungan PLN yang dinilai menjadi motivasi bagi kelompoknya untuk terus mengembangkan usaha budidaya lele.

Ia mengatakan, permintaan ikan lele di Tulang Bawang Barat terus meningkat sehingga bantuan tersebut akan dimanfaatkan untuk meningkatkan kapasitas produksi sekaligus memperluas peluang usaha anggota kelompok.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada PLN atas bantuan dan kepercayaannya kepada kelompok kami. Bantuan kolam bioflok, gudang pakan, benih, dan persediaan pakan ini menjadi modal yang sangat berarti. Kami optimistis dapat meningkatkan hasil produksi sehingga mampu memenuhi kebutuhan pasar sekaligus meningkatkan kesejahteraan anggota kelompok,” ujar Susanto.

Sementara itu, Wakil Bupati Tulang Bawang Barat, Nadirsyah, mengapresiasi kontribusi PLN dalam mendukung pembangunan daerah melalui program pemberdayaan masyarakat yang menyentuh langsung sektor perikanan.

Menurutnya, sinergi antara PLN dan pemerintah daerah menjadi langkah strategis dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat berbasis potensi lokal.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat, kami mengucapkan terima kasih kepada PLN atas kepeduliannya kepada masyarakat. Program ini tidak hanya membantu kelompok pembudidaya ikan, tetapi juga menjadi langkah nyata dalam memperkuat ketahanan pangan daerah dan mendorong tumbuhnya ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal. Kami berharap sinergi seperti ini terus berlanjut dan memberikan manfaat yang semakin luas,” tutup Nadirsyah.

Melalui Program TJSL PLN Peduli, PLN menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan program pemberdayaan yang berdampak langsung bagi masyarakat, sejalan dengan upaya mewujudkan pembangunan ekonomi yang inklusif, ketahanan pangan yang kuat, serta pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).

Tinggalkan Balasan