Lompat ke konten
Beranda | Langkah Cepat Dalam Informasi Berita Indonesia dan Internasional Terkini | Dari Doa 100 Hari, Lahir Tekad Baru: Wahyudi Siap Lanjutkan Perjuangan DPW Tampil Lampung

Dari Doa 100 Hari, Lahir Tekad Baru: Wahyudi Siap Lanjutkan Perjuangan DPW Tampil Lampung

LAMPUNG | Usai doa tahlil 100 hari mengenang almarhum Jemmi GR di Perum Griya Abadi, Pesawaran, Kamis malam, 20 Agustus 2026, Wahyudi menyampaikan rencana melanjutkan kepengurusan DPW Ormas TAMPIL Lampung. Rencana tersebut muncul setelah mendapat dukungan dari berbagai pihak dan keluarga besar TAMPIL untuk meneruskan amanah serta perjuangan yang telah dirintis almarhum.

‎Momentum acara pengajian doa tahlil 100 hari yang digelar di kediaman keluarga almarhum, menjadi ruang refleksi sekaligus penguat tekad bagi keluarga dan jajaran organisasi untuk terus melangkah.

‎Dalam suasana penuh haru dan khidmat, Wahyudi adik almarhum hadir dan memimpin langsung melantunkan Surat Yasin yang diikuti oleh keluarga serta para tamu undangan. Lantunan ayat suci tersebut semakin menambah suasana khidmat, sekaligus menjadi bagian dari doa dan penghormatan bagi almarhum.

Momen Wahyudi melantunkan Surat Yasin doa tahlil 100 hari Jemmi GR

‎Di tengah suasana penuh haru, semangat untuk meneruskan apa yang telah dirintis almarhum menjadi pesan penting yang kembali ditegaskan. Kepergiannya justru menjadi pengingat bahwa nilai perjuangan, kepedulian, dan kebersamaan harus terus dijaga dan dilanjutkan.

‎Bagi Wahyudi, keberlanjutan kepengurusan bukan sekadar persoalan organisasi, melainkan bagian dari upaya menjaga nilai-nilai perjuangan, kebersamaan, serta semangat pengabdian yang selama ini telah dibangun bersama.

‎”Meski raganya telah tiada, jejaknya masih terasa. Bung cuma pergi dari pandangan, tetapi gak pernah benar-benar pergi dari hati.” Ujarnya.

‎Ia menilai, tantangan organisasi ke depan akan semakin besar. Karena itu, diperlukan kepengurusan yang solid, terbuka terhadap kolaborasi, serta mampu menghadirkan kegiatan yang benar-benar memiliki dampak positif bagi masyarakat Lampung.

‎Baginya, meneruskan perjuangan bukan berarti berjalan dengan cara yang sama, melainkan memastikan nilai-nilai baik yang telah ditanamkan tetap hidup dan berkembang sesuai kebutuhan zaman.

‎Terlebih ini bukan sekadar melanjutkan sebuah nama dan struktur organisasi, tetapi menjaga sebuah amanah agar tetap tumbuh dan memberi manfaat bagi masyarakat Lampung.

‎Dengan dukungan tersebut, Wahyudi menyatakan siap melanjutkan roda organisasi TAMPIL Lampung, sekaligus mengajak seluruh jajaran dan anggota untuk menjaga kekompakan.

‎Ia berharap, di usia ke-12 tahun Ormas Tampil Lampung terus berkembang dengan mengedepankan kebersamaan, kepedulian sosial, serta keberanian menyuarakan kepentingan masyarakat secara konstruktif.

‎“Yang sudah baik kita lanjutkan, yang masih kurang kita perbaiki. Jaga nama baik! dan terpenting jangan ada dusta diantara kita,” tegasnya.

‎(Tim Redaksi)

Tinggalkan Balasan