Kapal yang mengangkut 89 unit kendaraan itu sebelumnya mengalami kebakaran saat hendak bersandar di Dermaga 1 Eksekutif Pelabuhan Merak, setelah berlayar dari Pelabuhan Bakauheni, Lampung.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, KMP Batumandi mulai miring ke sisi kiri sekitar pukul 20.54 WIB ketika berada di alur masuk Pelabuhan Merak. Petugas Vessel Traffic Service (VTS) Merak kemudian mengingatkan kapal-kapal yang melintas agar meningkatkan kewaspadaan.
Kepala Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan (KSKP) Merak, IPTU Agie Dwisetio Putra, turut disebut dalam penanganan insiden tersebut.
Penumpang Dievakuasi Saat Api Membesar

Sebelum kapal tenggelam, kebakaran yang semakin membesar sempat memicu kepanikan penumpang. Sejumlah penumpang melakukan evakuasi, termasuk berpindah ke kapal-kapal kecil untuk menyelamatkan diri.
Tim SAR gabungan kemudian melakukan upaya pemadaman dan pendinginan terhadap badan kapal. Setelah proses tersebut, kondisi kapal dilaporkan mengalami kerusakan dan menjadi tidak stabil.
KMP Batumandi akhirnya terbalik dan tenggelam di perairan sekitar Pelabuhan Merak pada Rabu malam.
Meski kapal membawa ratusan penumpang dan puluhan kendaraan, seluruh 460 orang yang berada di kapal dilaporkan selamat. Tidak ada laporan korban jiwa dalam informasi yang disampaikan.
ASDP Siapkan Penanda dan Rencana Pengangkatan Bangkai Kapal
Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Windy Andale, menyatakan pihaknya berkoordinasi dengan instansi berwenang untuk memasang buoy atau pelampung penanda di lokasi tenggelamnya kapal.
Penanda tersebut berfungsi memberi peringatan kepada kapal-kapal yang melintas agar menghindari area bangkai kapal dan menjaga keselamatan pelayaran.
ASDP juga berkoordinasi untuk merencanakan proses pengangkatan bangkai kapal atau salvage. Pelaksanaannya akan mempertimbangkan aspek keselamatan, kondisi kapal, serta situasi perairan di sekitar lokasi.
Pihak ASDP memastikan penanganan insiden dilakukan dengan memperhatikan keselamatan pelayaran dan operasional penyeberangan di Pelabuhan Merak.
Penyebab kebakaran serta rangkaian kejadian yang membuat kapal akhirnya terbalik dan tenggelam masih perlu dipastikan melalui pemeriksaan lebih lanjut oleh pihak berwenang.*
![]()

