Rumah di Bandung yang Jadi Markas Judol Raup Untung Rp 500 Juta Per Bulan

JAWA BARAT – Polisi menggerebek rumah nomor 29 di kompleks Muara Indah, Situsaeur, Bojongloa Kidul, Kota…

Pj. Gubernur Samsudin Terima Kunjungan Kerja Spesifik Komisi VII DPR RI

BANDAR LAMPUNG – Pj. Gubernur Lampung Samsudin menerima Kunjungan Kerja Spesifik Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat…

Pj. Bupati Nukman Pimpin Upacara Peringatan Hari Korpri, Kesehatan Nasional, PGRI dan Hari Cinta Puspa

Lampung Barat – Penjabat (Pj) Bupati Lampung Barat Drs. Nukman M.M meminpin upacara peringatan Hari ke…

Ibadah Rutin Warga Binaan Nasrani di Gereja Oikumene Lapas Kalianda

6detik.com, KALIANDA – Warga Binaan Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Kalianda melaksanakan Pembinaan Kepribadian di Gereja Oikumene Lapas Kalianda, Jumat (8/11/2024)

Kegiatan Ibadah Warga Binaan Nasrani itu diikuti oleh seluruh WBP yang beragama Kristen yang didampingi oleh petugas staf bimkemas, Sergio Sihotang.

Program pembinaan kepribadian berupa kerohanian agama Kristen di Gereja Oikumene Lapas Kalianda, bekerjasama dengan Pendeta di Kementerian Agama Lampung Selatan.

Pembinaan yang dilaksanakan secara rutin ini bertujuan agar seluruh WBP Umat Kristiani dapat menemukan ketenangan untuk mengembalikan jati diri mereka yang seutuhnya.

Kalapas Kalianda, Chandran Lestyono menyampaikan bahwa sesuai dengan Perencanaan Pembinaan, kegiatan untuk Umat Kristiani rutin dilaksanakan secara terukur bekerjasama dengan pihak luar.

Selanjutnya, Kalapas Kalianda menyampaikan apresiasi kepada petugas pengurus pembinaan rohani Kristen yang tak lelah membina dan bersinergi kepada pemuka agama yang ada di Lampung Selatan.

“Terima kasih kepada petugas yang telah mengabdikan diri untuk membina para warga binaan, kami turut mengapresiasi kepada pendeta kristiani Lampung Selatan yang telah rutin dan selalu hadir dalam membantu kami untuk membina,” tutur Kalapas Kalianda.

Kegiatan ini diharapkan juga dapat menanamkan kebiasaan beribadah kepada seluruh WBP sesuai dengan agamanya masing-masing bertujuan untuk membentuk kepribadian yang agamis baik saat menjalani hukuman, maupun setelah menjalani hukuman.pungkas kpd media (iql)

Ikuti Penguatan Perawatan Kesehatan dan Rehabilitasi, Kalapas Narkotika Bandar Lampung, Tingkatkan Kapasitas Untuk Berikan Layanan Optimal

6detik.com, Bandar Lampung – Sebagai bagian dari upaya untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Bandar Lampung mengikuti program Penguatan Kapasitas Pelaksanaan Fungsi Perawatan Kesehatan dan Rehabilitasi yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Pemasyarakatan.

Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Bandar Lampung Ade Kusmanto mengatakan keikutsertaannya dalam kegiatan yang berlangsung di Hotel Truntum Bali ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas dalam melaksanakan fungsi perawatan kesehatan dan rehabilitasi di lingkungan pemasyarakatan.

“Perawatan kesehatan dan rehabilitasi bukan hanya tentang memberikan pengobatan, tetapi juga mendukung proses pemulihan fisik dan mental para narapidana agar mereka dapat kembali reintegrasi dengan masyarakat secara sehat. Kami berharap dengan adanya program ini, seluruh jajaran dapat meningkatkan layanan kesehatan di lembaga pemasyarakatan,”ungkap Kalapas yang hadir langsung dalam acara tersebut, Jumat (08/11)

Dengan meningkatnya kemampuan petugas dalam menangani masalah kesehatan dan rehabilitasi, diharapkan akan tercipta Lapas yang tidak hanya menjalankan fungsi hukum dan pembinaan, tetapi juga memberikan ruang bagi narapidana untuk memperbaiki kondisi kesehatan mereka, baik secara fisik maupun psikologis.

“Melalui upaya ini, kita berharap sistem perawatan kesehatan dan rehabilitasi di Lapas/Rutan seluruh Indonesia akan semakin optimal, khususnya Lapas Narkotika Bandar Lampung yang selalu berkomitmen mendukung tercapainya tujuan pembinaan yang lebih efektif, serta menciptakan narapidana yang sehat dan siap kembali berkontribusi pada masyarakat,”jelasnya.

Diketahui, kegiatan ini berlangsung selama tiga hari mulai dari tanggal 7 November 2024 – 9 November 2024 dengan diikuti oleh 17 Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan dari 14 Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM se-Indonesia.(iql)

Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Kalianda Melaksanakan Kegiatan Skrining Penyakit Menular Di Klinik Lapas

6detik.com, KALIANDA – Lapas Kalianda Skrining HIV dan SIFILIS Tahanan Baru Demi kesehatan Bersama.

Kegiatan pemeriksaan Kesehatan berupa skrining HIV dan SIFILIS yang dilakukan kepada Tahanan baru oleh tenaga kesehatan Lapas Kalianda.(07/11/2024)

Pemeriksaan kesehatan skrining HIV dan SIFILIS yang dilakukan kepada 22 Tahanan baru merupakan Upaya Lapas dalam mendeteksi secara dini perlindungan Kesehatan dan kesejahteraan untuk Warga Binaan lain.

Pemeriksaan yang telah dilakukan kepada tahanan baru dinyatakan bahwa tidak ada yang terjangkit HIV dan SIFILIS yang kesemuanya dinyatakan NEGATIF.

“Deteksi Dini penyakit sangat penting dilakukan demi mencegah penularan penyakit yang lebih serius di dalam Lapas,” ucap Kalapas Kalianda, Chandran Lestyono.

“Alhamdulillah, tahanan baru yang datang hari ini setelah diskrining negatif PMS (Penyakit Menular Seksual), sehingga bisa melanjutkan ke proses selanjutnya,” pungkas kpd media (iql)

LAPAS PEREMPUAN KLAS IIA BANDAR LAMPUNG TERIMA PENYULUHAN TERKAIT UMKM DARI PPIJ DPD LAMPUNG

Dalam Pantauan 6detik.com, Bandar Lampung – Lapas Perempuan Klas IIA Bandar Lampung terima penyuluhan UMKM mengenai Tata Boga dengan menghadirkan Narasumber ibu Yati Kesuma, SH.MH selaku Ketua PPJI (Perkumpulan Penyelenggara Jasa Boga Indonesia) DPD Provinsi Lampung.(06/11/2024)

Beliau menyampaikan mengenai Tata Boga cara mengelola makanan yang baik dan benar, mulai dari tahap memasak / pembuatan makanan, packaging sertq cara dalam pemasaran produk. Tidak lupa beliau mengajak serta memotivasi warga binaan Lapas Perempuan Bandar Lampung yang ingin belajar Tata Boga, beliau siap menerima serta memberikan pelatihan secara gratis agar menjadi bekal bagi warga binaan ketika kembali ke masyarakat.ujar kpd media

Di tempat yang sama ibu Putranti selaku kalapas mengatakan ada nya Kegiatan  penyuluhan UMKM mengenai Tata Boga ini membuat saya senang warga binaan lapas Perempuan penuh sinergi dan mau mengenal lebih dekat tata boga,lalu diakhiri dengan sesi tanya jawab kepada warga binaan Lapas Perempuan Klas IIA Bandar Lampung.pungkas kpd media(iql)

Mewujudkan Situasi Kondisi Yang Aman Dan Kondusif, Petugas Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Bandar Lampung lakukan razia kamar hunian dan tes urin pada warga binaan

6DETIK.COM, BANDAR LAMPUNG – Mewujudkan situasi kondisi yang aman dan kondusif, petugas Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Bandar Lampung lakukan razia kamar hunian dan tes urin pada warga binaan. Selasa Malam (5/11/2024).

Kegiatan ini sebagai bentuk komitmen Rutan Bandar Lampung melaksanakan arahan 13 (tiga belas) Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan khususnya memberantas peredaran narkoba dan antisipasi adanya pelaku penipuan dengan berbagai modus.

“Dalam rangka melaksanakan arahan 13 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto, khususnya dalam upaya memberantas peredaran narkoba dan pelaku penipuan dengan berbagai modus di Lapas dan Rutan, kami lakukan razia blok hunian dan tes urin,” ujar Kepala Rutan Bandar Lampung melalui Kepala Kesatuan Pengamanan, Alfian.

Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan, Alfian menjelaskan Razia ini kami lakukan pada kamar hunian WBP, penggeledahan barang – barang maupun baju warga binaan hingga area lingkungan baik didalam maupun luar Rutan bekerjasama dengan Kepolisian Sektor Jati Agung Polres Lampung Selatan dan Posramil Jatiagung.

“Kami lakukan pengecekan pada dua belas kamar hunian, penggeledahan barang – barang maupun baju warga binaan hingga area lingkungan baik didalam maupun luar Rutan bekerjasama dengan Kepolisian Sektor Jati Agung Polres Lampung Selatan dan Posramil Jatiagung sekaligus sebagai bantuk sinergitas bersama APH,” jelasnya.

Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan, Alfian menegaskan razia ini juga sebagai langkah deteksi dini gangguan keamanan ketertiban serta bentuk komitmen para petugas untuk menjaga integritas, selalu disiplin dan patuh terhadap aturan.

“Razia ini juga langkah deteksi dini atau antisipasi gangguan keamanan ketertiban serta bentuk komitmen petugas untuk menjaga integritas, selalu disiplin dan patuh terhadap aturan,” tegasnya.

Dalam kegiatan ini Alfian juga kembali mengingatkan seluruh jajaran untuk melaksanakan tugas dengan baik, termasuk melaksanakan arahan dari Kepala Divisi Pemasyarakatan Lampung, Kusnali yang terus menggelorakan semangat pemberantasan peredaran narkoba didalam Lapas ataupun Rutan. (Iql)

Tingkatkan Pemahaman Pemilih, KPU Lamsel Berikan Sosialisasi Bagi Warga Binaan Lapas Narkotika Lampung

6detik.com, Bandar Lampung – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Lampung Selatan bersama Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Lampung menggelar kegiatan sosialisasi pendidikan pemilih kepada warga binaan, Selasa (05/11/2024).

Kepala Lapas Narkotika Bandar Lampung Ade Kusmanto mengungkapkan kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran warga binaan mengenai hak dan kewajiban sebagai pemilih dalam proses demokrasi, serta pentingnya partisipasi dalam pemilu.

“Sosialisasi ini dilakukan sebagai bagian dari upaya untuk memastikan bahwa seluruh warga negara, termasuk narapidana, mendapatkan pemahaman terkait proses pemilihan umum, serta memahami hak mereka untuk turut berpartisipasi dalam menentukan pemimpin,”ungkapnya, Selasa (05/11)

Kegiatan yang diadakan di aula Lapas Narkotika Bandar Lampung ini dihadiri oleh ratusan warga binaan yang aktif mengikuti sesi interaktif yang disampaikan oleh petugas KPU Lampung Selatan.

“Materi yang disosialisasikan mencakup informasi seputar mekanisme pemilu, tata cara pencoblosan, hingga hak suara yang dimiliki oleh narapidana yang telah memenuhi syarat sebagai pemilih,”jelasnya.(iql)

Dapur Lapas Narkotika Bandar Lampung Sukses Kantongi Sertifikat Halal

6detik.com, Bandar Lampung – Dapur milik Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Narkotika Bandar Lampung secara resmi mengantongi sertifikat halal dari Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJH) Kementerian Agama Republik Indonesia atas penyelenggara makanan dan minumanan dengan pengolahan.

Kepala Lapas Narkotika Bandar Lampung Ade Kusmanto menerangkan bahwa semua produk makanan dan minuman dapur Lapas telah bersertifikat halal berdasarkan hasil pemeriksaan kehalalan produk yang dilakukan oleh BPJH Lampung.

“Proses sertifikasi halal ini merupakan bagian dari upaya kami untuk memastikan bahwa makanan dan minuman yang disajikan kepada narapidana memenuhi standar kehalalan yang sesuai dengan syariat Islam,”ungkap Kalapas saat berkunjung ke Kemenag Lampung.

Ia menambahkan penetapan kehalalan produk dan sertifikat halal tersebut tercantum dengan nomor ID18110020536521024 Tanggal 30 Oktober 2024.

“Pemeriksaan kehalalan dilakukan oleh BPJH Lampung, yang bertugas untuk menilai dan memastikan bahwa bahan baku, proses produksi, serta cara penyajian produk makanan dan minuman di dapur Lapas sesuai dengan standar halal. Pemeriksaan ini mencakup berbagai aspek, mulai dari pemilihan bahan baku, hingga proses pengolahan yang tidak mencampurkan produk dengan bahan yang tidak sesuai,”

Sertifikat halal ini tidak hanya meningkatkan kepercayaan publik terhadap pengelolaan makanan di Lapas, tetapi juga berkontribusi pada upaya rehabilitasi warga binaan.

“Keberhasilan ini adalah bukti nyata bahwa Lapas Narkotika berkomitmen pada kesejahteraan warga binaan, termasuk dalam hal konsumsi makanan yang halal dan bergizi,”pungkasnya(iql)