Lompat ke konten
Beranda | Langkah Cepat Dalam Informasi Berita Indonesia dan Internasional Terkini | Desa Siaga Bencana 2026 Resmi Dimulai! PLN Unit Induk Distribusi Lampung & BPBD Kota Bandar Lampung Perkuat Panjang Selatan Hadapi Banjir

Desa Siaga Bencana 2026 Resmi Dimulai! PLN Unit Induk Distribusi Lampung & BPBD Kota Bandar Lampung Perkuat Panjang Selatan Hadapi Banjir

Lampung – Program Desa Siaga Bencana 2026 resmi diinisiasi di Kelurahan Panjang Selatan, Kecamatan Panjang. Kegiatan ini digelar oleh PLN Unit Induk Distribusi Lampung bersama BPBD Kota Bandar Lampung guna memperkuat kesiapsiagaan masyarakat pesisir terhadap potensi banjir dan bencana hidrometeorologi.

Langkah ini menjadi bagian dari penguatan mitigasi berbasis komunitas di wilayah rawan bencana, khususnya kawasan pesisir Bandar Lampung.

PLN Salurkan 56 Peralatan Tanggap Darurat

Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), PLN UID Lampung menyerahkan bantuan peralatan tanggap darurat kepada Kelurahan Panjang Selatan berupa:

  • 25 unit life jacket

  • 15 unit ring buoy (pelampung penyelamatan)

  • 10 unit headlamp

  • 5 unit lampu LED emergency tenaga surya

  • 1 unit pompa alkon 4 inch 5.5 HP elektrik

Manager Komunikasi & TJSL PLN UID Lampung, Darma Saputra, menegaskan komitmen perusahaan dalam mendukung ketahanan masyarakat.

“PLN tidak hanya menghadirkan keandalan listrik, tetapi juga hadir untuk masyarakat dalam situasi darurat. Kami berharap Panjang Selatan semakin sigap dan tangguh menghadapi potensi bencana,” ujarnya.

BPBD: Kesiapan SDM Sama Pentingnya dengan Peralatan

Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kota Bandar Lampung, Sarkoni, menekankan bahwa desa siaga bencana bukan sekadar penyediaan alat, tetapi juga kesiapan sumber daya manusia dan sistem koordinasi.

“Kolaborasi lintas sektor sangat penting dalam membangun budaya sadar bencana. Dukungan PLN membantu memperkuat kapasitas masyarakat,” jelasnya.

Sementara itu, Lurah Panjang Selatan, Hermawan, menyampaikan apresiasi atas bantuan dan edukasi mitigasi yang diberikan.

Sejalan Target SDGs 2030

Program TJSL ini selaras dengan komitmen Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya poin 11.5 tentang pengurangan risiko korban jiwa dan kerugian ekonomi akibat bencana hingga 2030.

Fokus utama program meliputi:

  • Edukasi mitigasi bencana

  • Simulasi prosedur evakuasi

  • Pemanfaatan alat keselamatan

  • Penguatan koordinasi kelurahan

Melalui kolaborasi pemerintah daerah, PLN, dan masyarakat, diharapkan Panjang Selatan menjadi kelurahan tangguh bencana di wilayah pesisir Lampung.

Tinggalkan Balasan