Pengurus Korpri Lampung Barat 2025–2030 Resmi Dikukuhkan, Nukman Jabat Ketua

LAMPUNG BARAT — Pengurus Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) Kabupaten Lampung Barat masa bakti 2025–2030 resmi…

Lampung Selatan Masuk Tiga Besar Daerah Terpuas di Lampung, Raih Grade A dalam Survei RLMG

LAMSEL, Kalianda – Kabupaten Lampung Selatan menorehkan prestasi membanggakan dengan masuk tiga besar daerah dengan tingkat kepuasan publik tertinggi di Provinsi Lampung. Berdasarkan survei Litbang Radar Lampung Media Group (RLMG) semester pertama 2025, Lampung Selatan mencatat skor kepuasan sebesar 81,74%, meraih Grade A bersama Kota Bandar Lampung dan Kabupaten Tanggamus.

Capaian ini menjadi bukti nyata atas keberhasilan kepemimpinan Bupati Radityo Egi Pratama dan Wakil Bupati M. Syaiful Anwar dalam mendorong perubahan yang dirasakan langsung oleh masyarakat, khususnya di sektor pelayanan publik.

Dalam survei tersebut, sebanyak 23,48% responden menyatakan sangat puas—tertinggi di antara seluruh kabupaten/kota—dan 58,26% responden menyatakan puas terhadap kinerja pemerintahan daerah.

Pariwisata Jadi Primadona

Sektor pariwisata menempati posisi tertinggi dengan tingkat kepuasan 83,48%, berkat pengembangan destinasi unggulan seperti Minang Rua, Kedu Warna, dan kawasan pesisir Kalianda. Inovasi di sektor ini tidak hanya meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi masyarakat lokal.

Layanan Kesehatan dan Pendidikan Meningkat

Pelayanan kesehatan juga mencatat skor tinggi, yakni 80,87%, didorong oleh program mobil sehat dan puskesmas keliling yang menjangkau masyarakat hingga pelosok kecamatan.

Di bidang pendidikan, tingkat kepuasan publik mencapai 76,53%, mencerminkan hasil dari perbaikan infrastruktur sekolah serta peningkatan kompetensi guru dan tenaga pengajar.

Infrastruktur dan Pertanian Juga Alami Perbaikan

Meskipun masih ada 22,61% responden yang mengeluhkan kondisi infrastruktur jalan, namun 70,44% lainnya menilai telah terjadi perbaikan signifikan, khususnya di jalur utama dan wilayah pedesaan.

Sektor pertanian, yang menjadi penopang ekonomi lokal, memperoleh tingkat kepuasan 73,91%. Hal ini dipicu oleh program pembinaan kelompok tani dan dukungan permodalan dari pemerintah daerah.

Survei Mewakili Suara Publik Sumbagsel

Survei RLMG dilakukan terhadap 1.495 responden dari 14 kabupaten/kota di Provinsi Lampung (kecuali Kabupaten Pesawaran), dengan masing-masing daerah diwakili oleh 115 responden. Penilaian mencakup enam sektor utama: kepemimpinan, kesehatan, pendidikan, infrastruktur jalan, pertanian, dan pariwisata.

Hasil survei ini menegaskan bahwa pendekatan pemerintahan yang responsif, programatik, dan berpihak pada kebutuhan masyarakat mampu meningkatkan kepercayaan publik sekaligus memberikan dampak berkelanjutan bagi pembangunan daerah.

Bupati Parosil Kukuhkan Satgas PPA, Tegaskan Komitmen Tangani Kekerasan Perempuan dan Anak

LAMPUNG BARAT – Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus mengukuhkan Satuan Tugas Penanganan Masalah Perempuan dan Anak…

Wakili Bupati, Anggota DPRD Lamsel, Fraksi PAN Agus Sartono Serahkan Bantuan Kursi Roda untuk Dua Balita Berkebutuhan Khusus

LAMPUNG SELATAN – Sebagai bentuk kepedulian terhadap penyandang disabilitas, khususnya anak-anak, anggota DPRD Lampung Selatan dari…

Penampilan Anggun Nindya Nafisya Putri Warnai Pembukaan Festival Krakatau 2025

Bandar Lampung — Pembukaan Festival Krakatau (K-Fest) ke-34 Tahun 2025 yang digelar Sabtu (5/7/2025) di Lapangan…

Pemkab Lampung Selatan dan Sumedang Jalin Kerja Sama Inovasi Pemerintahan Berbasis Teknologi

Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) terkait berbagi informasi serta inovasi daerah oleh Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, bersama Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir, di Gedung Command Center, Kompleks Pemerintahan Kabupaten Sumedang, Jumat (4/7/2025).

SUMEDANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan resmi menjalin kerja sama strategis dengan Pemkab Sumedang melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) terkait berbagi informasi serta inovasi daerah.

Penandatanganan tersebut dilakukan langsung oleh Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, bersama Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir, di Gedung Command Center, Kompleks Pemerintahan Kabupaten Sumedang, Jumat (4/7/2025).

Kolaborasi ini melibatkan 14 perangkat daerah dari Lampung Selatan, termasuk Bappeda, BPPRD, BRIDA, BKD, DPMPTSP, Dinas Kominfo, Dinas Perindag, Dinas Dalduk dan KB, Dinas Sosial, Dinas Pariwisata, Dinas Kesehatan, Dinas PMD, Disdukcapil, dan Disnaker.

Bupati Egi menyebut Sumedang sebagai contoh keberhasilan dalam menerapkan sistem pemerintahan modern berbasis teknologi. Ia berharap Lampung Selatan dapat meniru langkah-langkah inovatif yang telah dilakukan daerah tersebut.

“Saya banyak mendapat masukan, kalau mau belajar tata kelola pemerintahan, datanglah ke Sumedang. Karena itu kami datang ke sini untuk belajar dan mengadopsi keberhasilan Sumedang dalam membangun birokrasi digital yang efisien,” ujar Egi.

Sementara itu, Bupati Dony Ahmad Munir menyambut hangat rombongan dari Lampung Selatan dan mengapresiasi semangat kolaborasi antar daerah. Menurutnya, kerja sama seperti ini penting untuk saling berbagi solusi dalam menghadapi tantangan pembangunan daerah.

“Ini bukan hanya kebanggaan bagi kami, tetapi juga kesempatan berharga untuk saling belajar. Lampung Selatan juga pasti memiliki banyak hal yang bisa kami adopsi,” kata Dony.

Ia menjelaskan, reformasi birokrasi di Sumedang dilakukan secara menyeluruh, salah satunya melalui penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). Transformasi ini mencakup perubahan pola pikir, dari budaya dilayani menjadi melayani, serta digitalisasi seluruh layanan publik.

“Peran pemimpin adalah merancang kebijakan, tetapi pelaksanaannya dilakukan melalui platform digital. Mulai dari pelayanan hingga pemantauan semua berbasis teknologi,” jelasnya.

Kerja sama ini diharapkan menjadi awal dari penguatan sistem pemerintahan yang modern, efisien, dan kolaboratif, serta menjadi strategi bersama dalam menjawab tantangan pembangunan ke depan.

Warga Pekon Tapak Siring Gelar Gotong Royong Bersihkan Lingkungan

Lampung Barat – Pemerintah Pekon Tapak Siring, Kecamatan Sukau, Kabupaten Lampung Barat, bersama masyarakat menggelar kegiatan gotong royong membersihkan lingkungan.

Aksi kebersamaan ini difokuskan pada pembersihan jalan penghubung menuju Pekon Teba Pering serta perbaikan sejumlah titik jalan yang rusak. Semangat gotong royong menjadi wujud kepedulian warga terhadap lingkungan dan akses infrastruktur yang mereka gunakan sehari-hari.

Masyarakat berharap pemerintah daerah dapat memberikan perhatian lebih terhadap kondisi jalan tersebut agar transportasi semakin lancar. Jalan ini merupakan jalur penting bagi warga untuk mengangkut hasil pertanian sekaligus akses menuju Pasar Telmatic Lumbok.

Kegiatan gotong royong juga melibatkan Pemangku Bumi Rejo. Bagi warga, kebersamaan dalam kerja bakti ini merupakan warisan budaya leluhur yang terus dijaga dan diwariskan dari generasi ke generasi. (Medi)

Bupati Parosil: PSHT Harus Jadi Garda Terdepan Persatuan dan Perdamaian

LAMBAR – Bupati Lampung Barat H. Parosil Mabsus menegaskan bahwa Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang…

Sehari Ganti Direktur, Besoknya Sidak! Bupati Egi Tunjukkan Ketegasan Benahi RSUD Bob Bazar

LAMSEL, Kalianda – Tak butuh waktu lama bagi Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, untuk menunjukkan keseriusannya membenahi pelayanan kesehatan. Hanya sehari setelah mengganti Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RSUD Bob Bazar dari dr. Reny Ayu Fatimah kepada dr. Djohardi, Bupati Egi langsung turun sidak ke rumah sakit tersebut, Kamis (3/7/2025).

Langkah cepat ini menjadi sinyal tegas dari Bupati Egi bahwa pembenahan RSUD Bob Bazar bukan sekadar wacana. Ia ingin menghadirkan pelayanan kesehatan yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Dalam sidaknya, Egi meninjau sejumlah area penting rumah sakit, mulai dari Ruang Dahlia, R.A. Intan, aula, hingga fasilitas umum seperti kamar mandi dan ruang tunggu. Ia memeriksa langsung kualitas layanan dan kebersihan lingkungan rumah sakit.

“RSUD Bob Bazar harus menjadi kebanggaan masyarakat Lampung Selatan. Bukan hanya karena bangunannya, tapi karena pelayanannya yang tulus dan profesional,” ujar Egi di tengah kunjungannya.

Tak hanya memantau fisik, Bupati juga berdialog langsung dengan para tenaga medis. Ia menitipkan pesan penting soal etika dan sikap melayani dengan empati.

“Melayani itu bukan sekadar kewajiban, tapi soal ketulusan. Rumah sakit adalah tempat orang berharap sembuh, maka hadirkan pelayanan yang menyentuh hati,” katanya.

Kepedulian Bupati Egi juga terlihat saat ia menyapa pasien dan keluarga mereka. Salah satunya, Mahlia (30), warga Ketapang yang tengah menjaga anaknya yang dirawat, menyampaikan apresiasinya.

“Nilainya 10, Pak. Pelayanannya ramah, ruangannya juga bersih,” ucap Mahlia, yang disambut hangat oleh Bupati.

Egi menegaskan, inspeksi semacam ini akan dilakukan secara berkala. Ia ingin memastikan pemerintah benar-benar hadir dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, terutama di sektor kesehatan.

“Kita tidak ingin rumah sakit ini hanya besar nama, tapi kecil rasa. RSUD Bob Bazar harus dibenahi terus, dan dibangun dengan semangat pelayanan yang humanis dan profesional,” tandasnya.

Transformasi layanan kesehatan menjadi salah satu fokus utama dalam visi pembangunan Kabupaten Lampung Selatan di bawah kepemimpinan Bupati Egi dan Wakil Bupati M. Syaiful Anwar. Reformasi pelayanan dasar kini menjadi prioritas strategis yang nyata dijalankan.

Bupati Lampung Selatan akan Menerima Penghargaan “Anti Social Boundaries Leader” dari iNews TV

LAMSEL, Kalianda – Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, akan menerima penghargaan bergengsi dari iNews TV atas dedikasinya sebagai pemimpin muda yang inklusif dan terbuka terhadap kritik publik.

Penghargaan yang diberikan dalam kategori “Anti Social Boundaries Leader” tersebut dijadwalkan diserahkan pada Agustus 2025 dalam seremoni khusus di Jakarta, bersama sejumlah tokoh nasional lainnya.

Koordinator Daerah Lampung I iNews TV, Andres Afandi, menyampaikan langsung pemberitahuan tersebut saat audiensi dengan Bupati Egi di ruang kerja bupati, Kamis (3/7/2025).

Menurut Andres, penilaian penghargaan didasarkan pada sejumlah indikator, termasuk kinerja kepala daerah dalam 100 hari pertama menjabat serta komitmen dalam membangun pelayanan publik yang merata tanpa diskriminasi sosial, ekonomi, maupun politik.

“Bupati Egi dikenal sebagai pemimpin muda yang tidak alergi kritik dan meresponsnya secara positif. Salah satu contohnya saat beliau justru mengajak warga mancing bersama setelah dikritik soal kondisi jalan,” kata Andres.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Egi mengucapkan terima kasih dan menyebut bahwa penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas kolaborasi semua pihak di Lampung Selatan.

“Penghargaan ini bukan milik saya pribadi, tapi hasil kerja bersama masyarakat. Kita bangun Lampung Selatan tanpa sekat dan tanpa kasta,” tegasnya.

Penghargaan dari iNews TV ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi kepala daerah lainnya untuk mengedepankan prinsip keterbukaan, kesetaraan, dan responsif terhadap suara masyarakat dalam membangun daerah.