LAMBAR – Bupati Lampung Barat H. Parosil Mabsus bersama para kepala daerah lainnya mengikuti kegiatan retret…
Kategori: Lampung
MSE BERKERJASAMA DENGAN IIF LAKUKAN AKSI BERSIH PANTAI PADA HPSN 2025
6DETIK.COM,BANDAR LAMPUNG — Movement Social Environment (MSE) atau Yayasan Penggerak Lingkungan berkerjasama dengan Indonesia Indah Foundation (IIF) melakukan aksi bersih pantai pada Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) pada tahun 2025. (Sabtu, 22/02/25)
Kegiatan yang bertemakan “Ku Mulai Dari Diri Sendiri: Kreativitas dan Aksi untuk Lingkungan Berkelanjutan” melibatkan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) kota Bandar Lampung, dan lebih dari 100 Relawan yang dilaksanakan di Pulau Pasaran, Kecamatan Teluk, Kota Bandar Lampung.
Tujuan dari kegiatan ini adalah sebagai bentuk langkah awal untuk menjadikan diri kreatif, lebih sadar untuk memulai hidup bersih dan memikirkan keberlanjutan lingkungan serta menjadi wadah silahturahmi antar sesama.
Dalam sambutannya sekaligus membuka acara oleh Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTB) DLH kota Bandar Lampung, Sulbintaro menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat positif.
“Tentunya kegiatan ini merupakan kegiatan yang sangat positif dan tentunya bisa meningkatkan kesadaran masyarakat yang dimulai dari sendiri dan juga harapannya kegiatan ini terus berlanjut,” jelas beliau.
Ketua Umum MSE, Tri Meilan Purwati turut menyampaikan, bahwa generasi muda memiliki peranan penting dalam menjaga kelestarian lingkungan dengan menumbuhkan awareness dan juga berdampak untuk menjadi changemaker di lingkungan sekitarnya.
Dalam waktu 2 jam relawan berhasil mengumpulkan sampah kurang lebih sejumlah 100 kg yang diangkut oleh kendaraan pengangkut sampah milik DLH kota Bandar Lampung.
Berlangsungnya kegiatan pembersihan pantai ini tak luput dari partisipasi para relawan yang sebelumnya sudah mendaftarkan diri dan lolos seleksi pada Senin (17/02).
Salah satu relawan yang berasal dari Universitas Lampung, Adel mengatakan, bahwa kegiatan ini sangat seru dan memberikan pengalaman yang menarik.
“Kegiatan ini seru banget dan memberikan pengalaman yang menarik karena kita terjun langsung untuk melakukan aksi lingkungan bersama dengan pemuda keren lainnya” jelasnya.
Kakanwil Ditjenpas Lampung bersama UPT Pemasyarakatan Bandar Lampung laksanakan Bakti Sosial
Kakanwil Ditjenpas Lampung bersama UPT Pemasyarakatan Bandar Lampung laksanakan Bakti Sosial
6detik.com, Lampung – Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Lampung bersama UPT Pemasyarakatan Bandar Lampung melaksanakan kegiatan bakti sosial kepada masyarakat dan pegawai di sekitar lingkungan Kanwil Ditjepas Lampung pada hari Sabtu, 24 Februari 2025.
Bhakti Sosial ini merupakan bagian dari program Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam upaya mewujudkan kesejahteraan sosial dan membantu sesama.
Kegiatan yang berlangsung di Kantor Wilayah Ditjenpas Lampung ini dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Wilayah, Jalu Yuswa Panjang beserta jajaran Kepala UPT Pemasyarakatan Bandar Lampung.
Bantuan sosial yang disalurkan berupa paket kebutuhan pokok yang diharapkan dapat meringankan beban keluarga masyarakat sekitar yang membutuhkan. Batuan sosial juga diberikan kepada pegawai di lingkungan Kanwil Ditjenpas Lampung yang terkena musibah banjir.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan sinergi antara Lapas dan masyarakat semakin kuat serta memberikan dampak positif bagi kesejahteraan sosial di lingkungan sekitar.pungkasnya (iql)
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Lampung Bersama Seluruh Pemangku Kepentingan, Terus Berupaya Mendorong Peningkatan Indeks Literasi Dan Inklusi Keuangan Syariah Masyarakat
6detik.com, Lampung – Salah satunya dengan kegiatan Ekosistem Pondok Pesantren Inklusif Keuangan Syariah (EPIKS) kepada Santri di Pondok Pesantren Madarijul Ulum Kota Bandar Lampung.
Kegiatan yang digelar sebagai bagian dari Gebyar Ramadan Keuangan Syariah (GERAK Syariah) 2025 yang akan digelar di Mal Boemi Kedaton pada tanggal 7 Maret 2025 sampai dengan 9 Maret 2025 mendatang.
Kegiatan EPIKS diselenggarakan dengan tujuan untuk mengenalkan produk Syariah ke pondok pesantren sekaligus memberikan akses dan mendorong penggunaan keuangan syariah kepada santri yang ada, yang terdiri dari santri tingkat SLTP, SLTA dan Perguruan Tinggi.
Kegiatan ini juga dalam upaya mengoptimalkan momentum menyambut bulan Ramadan 1446 Hijriah.
Kepala OJK Provinsi Lampung, Otto Fitriandy dalam sambutannya menyampaikan bahwa hasil Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) OJK Tahun 2024,menunjukkan indeks literasi dan inklusi keuangan secara nasional sebesar 65,43% dan 75,02%.
Otto menambahkan, Sedangkan indeks literasi keuangan Syariah sebesar 39,11% dan indeks inklusi keuangan Syariah sebesar 12,88%. Hal ini berarti masih terdapat gap yang cukup besar antara masyarakat yang sudah memiliki akses terhadap layanan keuangan formal, namun tingkat literasi keuangan masih lebih rendah.
“Oleh karena itu, perlu kita lakukan beberapa langkah, salah satunya program Ekosistem Pondok Pesantren Inklusif Keuangan Syariah, program berbasis inklusi keuangan berkolaborasi dengan pelaku usaha jasa keuangan syariah dalam rangka penyediaan akses keuangan syariah baik itu berupa penghimpunan dana maupun penyaluran dana di lingkungan Pesantren,” kata Otto, berdasarkan rilis yang diterima media ini, Senin, (24/2/25).
“Tujuannya memfasilitasi kebutuhan finansial stakeholders di dalamnya yakni Santri/Pelajar, Asatidz/Guru, Pesantren dan UMKM. Dengan adanya program EPIKS dapat menguatkan peran pondok pesantren sebagai pendidik, pendakwah dan penggerak ekonomi, ini adalah bentuk perjuangan bersama dalam mewujudkan masyarakat yang mandiri secara finansial di lingkungan pondok pesantren, terutama yang berbasiskan prinsip syariah,” kata Otto Fitriandy.
Staf Ahli Gubernur Provinsi Lampung Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan, Zainal Abidin mengapresiasi inisiasi OJK dalam mendukung inklusi keuangan syariah dilingkungan pondok pesantren.
“Melalui pencanangan Program Ekosistem Pondok Pesantren Inklusif Keuangan Syariah (EPIKS), Saya mengajak semua pihak baik Pengurus Pondok Pesantren, Pemerintah Daerah maupun Lembaga Jasa Keuangan Syariah dapat bersinergi agar bersama-sama mendukung dan menjalankan program ini dengan sebaik-baiknya. Mari kita jadikan pesantren bukan hanya sebagai tempat belajar agama, tetapi juga sebagai pusat pemberdayaan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan,” ujarnya.
Dr. KH. Ihya Ulumudin, Pimpinan Pondok Madarijul Ulum, menyampaikan apresiasinya kepada OJK Provinsi Lampung terkait program EPIKS dan terus mendukung pengembangan ekonomi syariah yang inklusif juga memberikan manfaat bagi masyarakat khususnya santri, tenaga pengajar, pegawai dan masyarakat di wilayah ponpes.
Pada kesempatan tersebut juga dilaksanakan program strategis literasi dan Inklusi terkait pengenalan OJK dan Program EPIKS oleh OJK Provinsi Lampung, Produk/Layanan Keuangan Syariah oleh Bank Syariah Indonesia, dan Pengenalan Pasar Modal Syariah oleh Bursa Efek Indonesia serta dilakukan simbolis pembukaan rekening tabungan kepada 600 santri dan pembukaan Akun Saham Syariah oleh PT Phintraco Sekuritas, PT Philip Sekuritas, PT Maybank Sekuritas Indonesia dan PT RHB Sekuritas Indonesia Cabang Lampung.(iql)
Kepala rutan Azhar Langsung Bergerak Cepat Di Hari Pertama Bertugas Beliau Melakukan Kontrol Ke Sejumlah Area Vital
6detik.com,BANDAR LAMPUNG – Usai serah terima jabatan, Kepala Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Bandar Lampung
Kepala rutan Azhar langsung bergerak cepat. Di hari pertama bertugas beliau melakukan kontrol ke sejumlah area vital, seperti blok hunian, dapur, dan branggang (jalur pengamanan di sekitar tembok rutan).(24/02/25)
“Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan kondisi rutan tetap aman, tertib, dan sesuai dengan standar pelayanan Dan kedepan nya mungkin bisa tertib dan nyaman.pungkas kpd media(iql)