LAMPUNG – Pemerintah Kabupaten Lampung Barat secara resmi menyerahkan aset berupa tanah kepada Pemerintah Provinsi Lampung…
Kategori: Lampung
Rutan Negara Kelas I Bandar Lampung Melaksanakan Penandatanganan Perjanjian Kerjasama Dengan LBH Sejahtera Bersama Lampung
6DETIK.COM, BANDAR LAMPUNG – Rumah Tahanan Negara Kelas I Bandar Lampung laksanakan Penandatanganan Perjanjian Kerjasama dan Penyuluhan Hukum dengan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Sejahtera Bersama Lampung tentang pelaksanaan pos bantuan hukum pemasyarakatan di Ruang Sekretariat WBK Rutan Bandar Lampung. Rabu (08/01)
Kegiatan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama dilakukan langsung oleh Kepala Rutan Bandar Lampung, Iwan Setiawan dengan Ketua LBH Sejahtera Bersama Lampung, Masayu Robianti. dan disaksikan oleh Kepala Seksi Pelayanan Tahanan, Arthayasa P dan Kepala Subseksi Bantuan Hukum dan Penyuluhan Tahanan, Ganda Aulia serta staf pelayanan tahanan Rutan Bandar Lampung.
Kegiatan penandatanganan Perjanjian Kerjasama ini sebagai bentuk sinergi PASTI dengan bekerjasama, antara Rutan Bandar Lampung dan LBH Sejahtera Bersama Lampung. Penandatangan Perjanjian Kerja Sama ini juga membahas tentang bantuan, konsultasi dan penyuluhan hukum bagi Warga Binaan Permasyarakatan (WBP) di lingkungan Rutan Bandar Lampung yang telah disepakati bersama.
Kepala Rutan Bandar Lampung, Iwan Setiawan menyampaikan bahwa pemberian bantuan hukum yang diberikan kepada warga binaan ini merupakan upaya untuk mewujudkan hak-hak konstitusi dan sekaligus sebagai implementasi negara hukum yang mengakui dan melindungi serta menjamin hak warga negara akan kebutuhan akses terhadap keadilan dan kesamaan di hadapan hukum.
Selain itu, beliau juga mengucapkan terima kasih kepada LBH Sejahtera Bersama Lampungdan diharapakan kerja sama ini akan terus berlanjut dengan baik, sinergitas tetap terjaga. “Kami ucapkan terimakasih kepada LBH Sejahtera Bersama Lampung atas kerjasama yang telah terjalin dengan baik selama ini dalam memberi bantuan kepada para tahanan di Rutan Bandar Lampung, LBH Sejahtera Bersama Lampung juga diharapkan dapat terus memberikan penyuluhan hukum bagi tahanan Rutan Bandar Lampung.” tutup Karutan.(Iql)
Rahmat Mirzani Djausal dan Jihan Nurlela Hadiri Silaturahmi Paguyuban Bela Budaya Nusantara
Bandar Lampung – Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih Provinsi Lampung, Rahmat Mirzani Djausal (RMD) dan Jihan Nurlela, menghadiri acara silaturahmi yang diselenggarakan oleh Paguyuban Bela Budaya Nusantara. Acara ini berlangsung di Rumah Bela Budaya, Jalan Cendana, Tanjung Senang, Bandar Lampung, pada Minggu malam.
Silaturahmi ini dihadiri oleh sejumlah tokoh masyarakat, termasuk Anshori Djausal, Prof. Admi Syarif, Dir Intelkam Polda Lampung Kombespol Nowo Hadi Nugroho, Kasatgaswil Densus 88 AT Polri Kombespol Stialanri Kurniawan Setinggar, serta pengurus Paguyuban Bela Budaya Nusantara dari berbagai kabupaten/kota. Selain itu, acara juga dihadiri oleh perwakilan organisasi masyarakat dan warga setempat.
Dalam sambutannya, Rahmat Mirzani Djausal menyoroti keistimewaan Provinsi Lampung sebagai miniatur Indonesia yang kaya akan keberagaman suku dan agama. “Lampung adalah rumah bagi berbagai etnis dan agama yang hidup harmonis. Persatuan dan kesatuan ini adalah kekuatan utama kita,” ujar RMD.
Ia mengapresiasi upaya pelestarian budaya yang dilakukan oleh masyarakat Lampung. Menurutnya, identitas budaya adalah fondasi penting dalam membangun harmonisasi dan kemajuan. “Kami ingin Lampung menjadi provinsi yang maju tanpa kehilangan akar budayanya. Anak-anak kita harus bisa meneruskan tradisi leluhur sembari mempersiapkan masa depan yang cerah,” tambahnya.
RMD juga menekankan pentingnya nilai gotong royong sebagai warisan luhur bangsa. “Gotong royong adalah kunci untuk mengatasi tantangan besar yang ada di depan kita. Dengan semangat ini, saya yakin Lampung akan mampu mengejar ketertinggalannya,” ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan apresiasi kepada Ketua Umum Paguyuban Bela Budaya Nusantara, Pak De Mulyono, atas dedikasinya dalam melestarikan budaya di Lampung. “Kami berbagi visi yang sama, yakni menjadikan budaya sebagai identitas utama dalam membangun Lampung,” tutup RMD.
Senada dengan RMD, Wakil Gubernur terpilih Jihan Nurlela juga menekankan pentingnya keberagaman budaya sebagai landasan pembangunan Lampung. Ia menyampaikan rasa terima kasih kepada Paguyuban Bela Budaya Nusantara atas dukungan selama masa kampanye.
“Saya sangat berterima kasih atas kerja keras, dedikasi, dan semangat yang ditunjukkan Paguyuban Bela Budaya Nusantara selama masa kampanye. Dukungan ini menjadi bagian penting dari perjalanan kita menuju kemenangan,” ujar Jihan.
Jihan juga mengenang momen kampanye terakhir di Desa Nampi Rejo, Kecamatan Batang Hari, Lampung Timur, di mana ia bersama Paguyuban Bela Budaya rela hujan-hujanan demi menyapa masyarakat. “Momen itu menunjukkan betapa kuatnya dukungan Paguyuban Bela Budaya untuk memenangkan kami,” kenangnya.
Ia menegaskan komitmennya untuk terus menjalin kerja sama dengan komunitas budaya di Lampung. “Kerja kita belum selesai. Bersama Paguyuban Bela Budaya Nusantara dan seluruh elemen masyarakat, kita akan mewujudkan Lampung yang harmonis, maju, dan berbudaya,” pungkas Jihan.
Cafe di Bandar Lampung ‘Ambruk’ karena Over Kapasitas pada Malam Tahun Baru 2025
Lampung – Sebuah peristiwa tragis terjadi pada malam pergantian tahun baru, di mana Kafe dan Resto…
Kejari Lamsel Musnahkan Sabu hingga Kulit Trenggiling Bernilai Miliaran
6Detik.com, Kalianda — Kejaksaan Negeri Lampung Selatan musnahkan barang bukti yang telah inkrah sebanyak 86 perkara, Kamis, 12 Desember 2024, di halaman Kantor Kejari Lamsel.
Hadir dalam pemusnahan barang bukti tersebut yakni Ketua PN Kalianda, kepala BNN Lampung Selatan, perwakilan Dinas Kesehatan, Polres Lamsel, dan Kodim 0421/LS.
Kajari Lampung Selatan Afni Carolina, mengatakan pemusnahan barang bukti sebanyak 86 perkara pidana umum ini merupakan hasil putusan PN, PT, dan MA.
Barang bukti yang dimusnahkan, jelas Afni, berupa narkotika jenis sabu – sabu seberat 3.111,6717 gram, ganja 280,7526 gram, dan exstasi 16 butir atau 4,8 gram. Sementara, barang rampasan berupa sisik kulit trenggiling 3 kg, skincare merk Skinnaza sebanyak 14.831 pot, senjata api mainan 1 buah, airsoft jenis Revolver 1 buah, amunisi (peluru) 2 butir, pakaian 128 buah dan alat isap (bong) 2 buah.
Lalu, timbangan digital 4 buah, handphone sebanyak 27 unit, koper 1 buah, tas 16 buah, dompet 2 buah, kunci T 6 buah, obeng 2 buah, tang 2 buah, gegep 1 buah, pahat 3 buah, linggis 4 buah, palu 2 buah, gembok 2 buah dan alas kaki 3 buah.Barang bukti tersebut kami musnahkan dengan cara diblander, dipukul, dipotong, dan dibakar. Nilai barang bukti yang dimusnahkan mencapai miliaran rupiah. Perkara yang paling mendominasi yakni narkotika,” pungkas nya (iql)
Lapas Narkotika Bandar Lampung Gelar Kegiatan “Mejong Jejama” Wujud Refleksi Akhir Tahun Warga Binaan
6Detik.com, Bandar Lampung – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Bandar Lampung menggelar kegiatan bertajuk “Mejong Jejama” sebagai bentuk refleksi akhir tahun bersama warga binaan pemasyarakatan, Senin (30/12/2024).
Kegiatan ini diadakan untuk memberikan kesempatan bagi narapidana untuk melakukan evaluasi diri, merenung, dan merencanakan perubahan positif di tahun yang akan datang.
Kepala Lapas Narkotika Bandar Lampung, Ade Kusmanto menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memberi kesempatan kepada warga binaan agar bisa introspeksi diri dan berkomitmen untuk menjadi pribadi yang lebih baik di tahun yang akan datang.
“Refleksi akhir tahun seperti ini penting sebagai momen bagi warga binaan untuk memikirkan kembali langkah hidup mereka. Kegiatan ini diharapkan dapat memberi semangat baru dan membawa perubahan positif dalam perilaku mereka,” ujarnya.
Setelah itu, dilanjutkan dengan sesi berbagi pengalaman antara warga binaan, di mana mereka menceritakan perjalanan hidup mereka, dan tekad untuk tidak mengulangi kesalahan yang sama.
Sebagai penutup, seluruh peserta menggelar doa bersama yang diharapkan dapat membawa keberkahan dan kebaikan di tahun 2025.
“Kegiatan refleksi akhir tahun ini diharapkan dapat memperkuat mental dan spiritual warga binaan, serta mendorong mereka untuk lebih bersemangat dalam menjalani masa hukuman dengan lebih baik dan penuh harapan,”jelasnya.
Diketahui, kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah warga binaan, serta petugas Lapas Narkotika Bandar Lampung.(Iql)