LAMPUNG SELATAN – Program pasar murah yang digulirkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan mendapat apresiasi tinggi dari…
Kategori: Lampung
Babinsa Koramil 410-04/TKT Kodim 0410/KBL Cegah Eskalasi, Bubarkan Tawuran Pelajar di Bawah Fly Over Kalibalau Kencana
6detikcom, Bandar Lampung, 13 Oktober 2025 – Tindakan cepat dan tegas dari Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 410-04/TKT Kodim 0410/KBL, Serma Selamet, berhasil meredam dan membubarkan aksi tawuran antar pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA) di bawah Fly Over Kalibalau Kencana, Kelurahan Kalibalau Kencana, Kecamatan Kedamaian, Kota Bandar Lampung, pada Senin (13/10/2025) pukul 18.50 WIB. Intervensi yang dilakukan secara profesional ini berhasil mencegah eskalasi kekerasan yang dapat berakibat lebih fatal.
Berdasarkan pantauan di lapangan, insiden berawal ketika sebuah rombongan pelajar SMA yang melintas menggunakan sepeda motor dari arah Rajabasa menuju Panjang berpapasan dengan sekelompok pelajar lain yang sedang berkumpul di lokasi. Aksi saling provokasi pun terjadi dan memicu ketegangan, yang kemudian bereskalasi menjadi keributan massal setelah salah satu pelajar dari rombongan melintas melepaskan kembang api ke arah kelompok lainnya. Keributan yang berlangsung sekitar 10 menit ini segera diakhiri berkat kehadiran dan langkah de-eskalasi yang dilakukan oleh Serma Selamet. Berkat upayanya, massa akhirnya dapat dibubarkan dan meninggalkan tempat kejadian.
Dalam insiden tersebut, satu orang pelajar dilaporkan menjadi korban pukulan dengan benda tumpul yang diduga kayu. Korban telah dievakuasi oleh rekan-rekannya dari lokasi dan kondisi fisiknya dinyatakan tidak mengalami cedera parah.
Kejadian ini kembali menegaskan bahwa fenomena tawuran remaja, khususnya di akhir pekan dan malam hari, masih menjadi perhatian serius di Kota Bandar Lampung. Sebelumnya, aksi serupa juga dilaporkan terjadi di flyover Kali Balok yang melibatkan remaja dengan menggunakan senjata tajam.
Melalui pernyataannya, Serma Selamet selaku Babinsa Koramil 410-04/TKT Kodim 0410/KBL menegaskan komitmennya untuk terus berkoordinasi dengan seluruh elemen masyarakat dan Kepolisian guna mengintensifkan patroli dan pemantauan di titik-titik rawan, terutama pada malam hari dan akhir pekan. Upaya pencegahan dini dan pendekatan edukatif kepada para remaja dan pelajar akan terus dilakukan sebagai bagian dari pembinaan teritorial.
Kami mengimbau kepada orang tua, institusi pendidikan, dan masyarakat untuk turut aktif berperan serta dalam mengawasi aktivitas anak-anak dan remaja, serta menciptakan lingkungan yang positif bagi pertumbuhan karakter mereka. Sinergi antara TNI, Polri, dan masyarakat adalah kunci utama dalam memutus mata rantai kekerasan demi mewujudkan keamanan dan ketertiban umum di Kota Bandar Lampung.-(red)
Tinjau Pos Ronda Malam, Bhabinkamtibmas Polsek Padang Cermin Perkuat Kamtibmas DI Desa Binaan
6detikcom, Polres Pesawaran – Dalam rangka memperkuat sistem keamanan lingkungan (Siskamling) dan mendekatkan diri dengan masyarakat, Bhabinkamtibmas Polsek Padang Cermin, AIPTU NIKKO MULYANTO, melaksanakan kegiatan sambang dan silaturahmi ke desa binaannya, Desa Kalirejo, Kecamatan Way Ratay, Kabupaten Pesawaran.
Kegiatan yang dilakukan pada hari Senin malam, 13 Oktober 2025, ini berfokus pada pengecekan dan kontrol langsung terhadap pelaksanaan kegiatan pos ronda di Dusun Kalirejo, RT 02/RW 01.
Peran Sentral Pos Ronda Jaga Keamanan Malam
AIPTU Nikko Mulyanto hadir di lokasi untuk memastikan kegiatan ronda berjalan efektif sesuai jadwal, yaitu mulai Pukul 22.00 WIB hingga 04.00 WIB. Pengecekan ini merupakan bagian dari upaya Polsek Padang Cermin dalam memelihara situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) secara swakarsa.
Dalam kunjungannya, Bhabinkamtibmas memberikan apresiasi kepada warga yang aktif berpartisipasi dalam ronda malam. Ia juga menyampaikan imbauan Kamtibmas, menekankan pentingnya kewaspadaan terhadap potensi tindak kriminalitas, seperti pencurian dan kejahatan lainnya, terutama pada jam-jam rawan.
“Siskamling, khususnya kegiatan ronda malam, adalah benteng utama keamanan di tingkat desa. Kehadiran kami di sini adalah untuk memotivasi sekaligus memastikan bahwa keamanan lingkungan terjaga optimal atas partisipasi aktif masyarakat,” ujar AIPTU Nikko Mulyanto.
Polsek Padang Cermin berkomitmen untuk terus bersinergi dengan aparat desa dan masyarakat melalui kegiatan sambang rutin guna menjaga stabilitas Kamtibmas di seluruh wilayah hukumnya.(red)
Gondol Harta Orang Tua, Sepasang Pasutri di gelandang ke Polsek Tegineneng, Kerugian Capai 43 juta
6detikcom, Polres Pesawaran, Polda Lampung – Dalam waktu singkat, Tim Tekab 308 Presisi Polsek Tegineneng Polres Pesawaran berhasil mengungkap kasus tindak pidana pencurian dengan pemberatan (Curat) yang dilakukan oleh sepasang suami istri. Mirisnya, pelaku wanita merupakan anak kandung dari korban sendiri.
Kasus ini terjadi di Dusun Srimulyo, Desa Gerning, Kecamatan Tegineneng, Kabupaten Pesawaran, pada Kamis (9/10/2025) sekitar pukul 08.00 WIB.
Korban diketahui bernama Jami binti Saidi (alm), warga setempat, mengalami kerugian mencapai Rp43,65 juta, terdiri dari uang tunai, perhiasan emas, dan barang berharga lainnya.
Kapolres Pesawaran AKBP Heri Sulistyo Nugroho, S.I.K.,M.I.K., Melalui Kapolsek Tegineneng AKP Davit Herlis, S.H. menjelaskan, pengungkapan berawal dari laporan korban yang menyadari uang serta perhiasannya raib dari lemari pakaian di rumahnya.
“Korban baru menyadari saat hendak mengambil uang simpanan di dalam toples di lemari. Setelah diperiksa, uang serta emas yang disimpan sudah tidak ada,” terang Kapolsek.
Dari laporan tersebut, Tekab 308 Presisi Polsek Tegineneng yang dipimpin oleh PS. Kanit Reskrim Bripka Bahrun Ilmi langsung melakukan penyelidikan hingga akhirnya pada Minggu (12/10/2025) pukul 12.00 WIB, tim berhasil mengamankan dua tersangka — pasangan suami istri Marsih (33) dan Siregar (33) di sebuah kontrakan wilayah Bandar Lampung.
“Dari hasil pemeriksaan, pelaku wanita ternyata adalah anak kandung korban. Ia melakukan pencurian saat rumah dalam keadaan kosong dengan menggunakan Anak kunci yang Pelaku sebelumnya sudah mengetahui dimana di sembunyikan oleh korban. ” jelas AKP Davit Herlis.
Pelaku Marsih masuk ke rumah korban melalui pintu belakang, mengambil uang dan perhiasan yang disimpan dalam lemari, sementara suaminya Siregar menunggu di pasar untuk menghindari kecurigaan warga. Setelah berhasil, keduanya melarikan diri ke Bandar Lampung dan menyembunyikan hasil curian.
Dari tangan kedua tersangka, petugas berhasil mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya:
–Uang tunai lebih dari Rp11 juta dalam berbagai pecahan,
–Dua unit sepeda motor (Yamaha Mio Z dan Honda Vario 160),
–Satu unit handphone Vivo V15 berisi akun GoPay dengan saldo Rp10 juta,
–Kunci duplikat yang digunakan saat beraksi,
–Serta beberapa nota pembelian emas antam hasil penjualan barang curian.
Kedua pelaku kini diamankan di Mapolsek Tegineneng untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Mereka dijerat dengan Pasal 363 KUHPidana tentang Pencurian dengan Pemberatan, dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara.
Kapolsek Tegineneng menegaskan bahwa keberhasilan pengungkapan ini merupakan bentuk nyata komitmen Polsek Tegineneng dan Polres Pesawaran dalam menegakkan hukum secara profesional dan humanis, sejalan dengan semangat Polri Presisi.
“Tidak ada tempat bagi pelaku kejahatan di wilayah hukum Polsek Tegineneng. Kami akan terus hadir memberikan rasa aman kepada masyarakat,” tegas AKP Davit Herlis, S.H. /(spr/red)
Tingkatkan Nasionalisme,40 Siswa SD Tunas Mekar Ikuti Kegiatan Bela Negara DI Koramil 410-04/TKT
6detikcom, Bandar Lampung, 9 Oktober 2023 – Sebanyak 40 siswa-siswi Sekolah Dasar (SD) Tunas Mekar Indonesia antusias mengikuti kegiatan bela negara yang diselenggarakan di halaman Koramil 410-04/Tanjung Karang Timur (TKT), Selasa pagi. Kegiatan yang dipandu langsung oleh para Babinsa (Bintara Pembina Desa) ini dirancang untuk menanamkan rasa cinta tanah air, kedisiplinan, dan nasionalisme kepada generasi penerus bangsa.
Kegiatan diawali dengan upacara bendera yang khidmat, sebagai fondasi utama dalam membangun kedisiplinan dan menghormati simbol negara. Para siswa dengan penuh semangat kemudian mengikuti serangkaian materi Peraturan Baris-Berbaris (PBB) untuk melatih ketertiban dan konsentrasi. Tidak hanya itu, para Babinsa juga menyelipkan permainan-permainan edukatif yang dirancang khusus untuk melatih kekompakan tim, kepemimpinan, dan rasa tanggung jawab di antara para peserta.
Salah seorang Babinsa Koramil 410-04/TKT dalam kesempatan tersebut menekankan bahwa konsep bela negara memiliki makna yang luas. “Kegiatan ini bertujuan menanamkan cinta tanah air dan nilai-nilai kebangsaan sejak dini. Penting untuk dipahami bahwa belajar bela negara tidak hanya tentang perang, tetapi juga tentang membangun karakter yang berdisiplin, bersatu, dan bertanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari, baik di sekolah maupun di lingkungan masyarakat,” ujarnya.
Kepala Sekolah SD Tunas Mekar Indonesia menyambut baik dan mengapresiasi inisiatif serta dukungan penuh dari Koramil 410-04/TKT. “Ini adalah pengalaman konkret yang sangat berharga bagi pembentukan karakter siswa. Melalui kegiatan seperti ini, nilai-nilai patriotisme dan kebangsaan tidak hanya diajarkan secara teori di dalam kelas, tetapi juga dipraktikkan langsung dengan bimbingan dari TNI yang merupakan pelindung negara. Kami berharap kerja sama seperti ini dapat terus berlanjut,” tuturnya.
Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi stimulus bagi sekolah-sekolah lain untuk turut serta aktif dalam membina karakter generasi muda yang mencintai tanah airnya dan siap berkontribusi positif bagi bangsa dan negara.
Tentang Koramil 410-04/TKT:
Koramil 410-04/Tanjung Karang Timur merupakan bagian dari Komando Rayon Militer yang berperan aktif dalam pembinaan teritorial dan kemanunggalan TNI dengan rakyat,termasuk melalui program-program pembinaan generasi muda di wilayahnya.(Red)
Kemenko Pangan Kawal Ketat Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Lamsel: Target Selesai Tepat Waktu dan Tepat Mutu
LAMSEL, Ketapang – Kementerian Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia terus menunjukkan komitmennya dalam mengawal program strategis nasional. Melalui Asisten Deputi Pengelolaan Perikanan Tangkap, Yogi Yanuar, Kemenko Pangan meninjau langsung progres pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Desa Ketapang, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Lampung Selatan, Kamis (9/10/2025).
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari rangkaian kerja Deputi Bidang Koordinasi Sumber Daya Maritim, yang memantau pelaksanaan program Kampung Nelayan Merah Putih di empat lokasi di Provinsi Lampung. Di Lampung Selatan sendiri, dua wilayah menjadi titik fokus pengembangan, yakni Desa Ketapang dan Desa Bandar Agung, Kecamatan Sragi.
“Hari ini kami memantau langsung salah satu daerah prioritas, yaitu Desa Ketapang. Program ini merupakan amanah Presiden untuk memperkuat kesejahteraan nelayan dan ketahanan pangan nasional,” ujar Yogi Yanuar di sela kunjungan lapangan.
Proyek Strategis Nasional untuk Kemandirian Nelayan
Yogi menjelaskan, Kampung Nelayan Merah Putih merupakan salah satu program prioritas nasional di sektor kelautan dan perikanan. Kemenko Pangan bertanggung jawab melakukan sinkronisasi, koordinasi, dan pengendalian program, sementara pelaksanaan teknisnya dikerjakan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).
“Kami tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga memastikan keberlanjutan pengelolaan setelah proyek ini rampung,” tegasnya.
Ke depan, pengelolaan fasilitas akan melibatkan Koperasi Desa Merah Putih, yang telah menyiapkan rencana kerja dan strategi pelibatan anggota.
“Alhamdulillah, koperasi sudah siap mengelola fasilitas ini agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat nelayan,” tambah Yogi.
Pembangunan Capai Target, Rampung Akhir 2025
Di Desa Ketapang, PT Adi Karya selaku kontraktor pelaksana mengalokasikan lebih dari Rp15 miliar untuk pembangunan 19 bangunan dan 25 item pekerjaan. Sejumlah fasilitas tengah disiapkan, mulai dari Pasar Ikan, Bale Nelayan, Sentra Kuliner, Kios Waserda, Gudang Beku, Pabrik Es, Docking Perahu, Bengkel Nelayan, Shelter Cold Box, Shelter Pendaratan Ikan, hingga Bangunan Eksisting.
Yogi mengungkapkan, progres proyek hingga saat ini telah melampaui target, dan ditargetkan selesai pada akhir Desember 2025.
“Kami ingin memastikan proyek ini tepat waktu, tepat mutu, dan tepat guna, sehingga benar-benar membawa maslahat bagi masyarakat pesisir,” ujarnya.
Sinergi Pemerintah Daerah dan Pusat
Dalam kunjungan itu, Yogi didampingi oleh sejumlah pejabat daerah, antara lain Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Lampung Liza Derni, Kadis Perikanan Lampung Selatan Dwi Jatmiko, dan Kadis Koperasi UKM Lampung Selatan Aryantoni.
Kemenko Pangan berharap sinergi lintas sektor ini dapat mempercepat penyelesaian pembangunan, sekaligus memastikan keberlanjutan ekonomi masyarakat nelayan di Lampung Selatan.
“Kami ingin proyek ini menjadi contoh bagaimana sinergi pusat dan daerah mampu menciptakan desa nelayan modern yang mandiri dan produktif,” tutup Yogi.
Bupati Cup 2025 Siap Panaskan Panggung HUT ke-69 Lampung Selatan: Perpaduan Sport, UMKM, dan Budaya
LAMSEL, Kalianda – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan melalui Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) tengah mematangkan persiapan Bupati Cup 2025, ajang olahraga bergengsi yang akan menjadi pembuka meriah rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-69 Kabupaten Lampung Selatan.
Kepala Dispora Lampung Selatan, Yespi Cory, mengungkapkan bahwa turnamen tersebut dijadwalkan dibuka pada 27 Oktober 2025 di Gedung Olahraga Way Handak (GWH) Kalianda, meskipun lokasi pelaksanaan masih dapat menyesuaikan kondisi di lapangan.
“Acara pembukaan akan dimeriahkan dengan Tari Sigeh Pengunten, dan jika memungkinkan juga menampilkan Tari Tuping sebagai bentuk pelestarian budaya Lampung,” ujar Yespi seusai memimpin rapat persiapan di Kantor Dispora, Kamis (9/10/2025).
Perpaduan Olahraga, Ekonomi, dan Kearifan Lokal
Tak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, Bupati Cup 2025 juga dikemas sebagai pesta rakyat, menghadirkan beragam kegiatan pendukung seperti bazar UMKM, pasar murah, dan donor darah.
Yespi menegaskan, kegiatan ini merupakan momentum bersama untuk memperkuat sinergi antarinstansi dan masyarakat.
“Ini bukan hanya hajatnya Dispora, tapi hajat kita semua — Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan bersama masyarakatnya,” tegasnya.
Adapun tiga cabang olahraga (cabor) yang akan dipertandingkan meliputi bola voli, sepak bola, dan tenis, dengan teknis pelaksanaan dikoordinasikan oleh pengurus masing-masing cabor.
HUT Lamsel ke-69 Jadi Momentum Bangkitkan Semangat dan Ekonomi Warga
Selain Bupati Cup, peringatan HUT ke-69 Lampung Selatan juga akan diramaikan berbagai kegiatan menarik, mulai dari fun run, turnamen futsal pelajar, voli pantai, hingga atraksi spektakuler jetski dari Jakarta ke Bakauheni yang digadang-gadang akan memecahkan rekor MURI.
Dengan rangkaian acara yang variatif ini, Pemkab Lampung Selatan berharap semangat olahraga, kebersamaan, dan kebanggaan daerah dapat tumbuh lebih kuat di kalangan masyarakat.
“Melalui HUT tahun ini, kami ingin menghidupkan semangat sportivitas sekaligus menggerakkan ekonomi lokal melalui partisipasi pelaku UMKM,” pungkas Yespi.
Sekda Lamsel Lantik Khusaini Rohman, Dorong Karya Tunggal Jadi Desa Penggerak Ekonomi Rakyat
LAMSEL, Katibung – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lampung Selatan, Supriyanto, secara resmi melantik Khusaini Rohman sebagai Penjabat (Pj) Kepala Desa Karya Tunggal, Kecamatan Katibung, pada Kamis (9/10/2025).
Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan berlangsung di Aula Kantor Kecamatan Katibung, disaksikan jajaran pejabat daerah, tokoh masyarakat, serta unsur Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam).
Turut hadir Anggota DPRD Lampung Selatan Dapil 7 Ismail, Kepala Dinas PMD Erdiyansyah, Kabag Hukum Qorinilwan, Sekretaris Inspektorat Marko Firzada, dan Camat Katibung Andi Sopiyan.
Sebelumnya, jabatan Pj Kepala Desa Karya Tunggal dijabat oleh Muhammad Hasan sejak 26 September 2024. Seusai serah terima jabatan, Hasan kembali ke posisinya sebagai Plt Kasi Ekonomi dan Pembangunan (Ekobang) Kecamatan Katibung.
Pemimpin Desa Harus Jadi Inovator dan Penggerak Sosial
Dalam sambutannya, Sekda Supriyanto menegaskan bahwa pelantikan kepala desa bukan sekadar acara seremonial, melainkan bagian penting dari proses pemerintahan yang konstitusional dan berkesinambungan.
“Pelantikan ini adalah amanah konstitusional sesuai Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa serta Permendagri Nomor 82 Tahun 2015. Pemerintahan desa harus terus berjalan secara berkelanjutan,” ujar Supriyanto.
Ia menilai tantangan pemerintahan desa di era modern semakin kompleks — mulai dari tuntutan transparansi, digitalisasi layanan publik, hingga dorongan partisipasi masyarakat.
“Kepala desa bukan hanya pemimpin administratif, tapi juga penggerak sosial dan inovator lokal. Desa harus menjadi pusat pertumbuhan ekonomi masyarakat, bukan sekadar penerima kebijakan, tapi pelaku utama pembangunan,” jelasnya.
Pimpin dengan Data, Layani dengan Hati
Kepada Pj Kades baru, Khusaini Rohman, Sekda berpesan agar selalu memimpin dengan integritas, empati, dan semangat pelayanan publik.
“Pimpinlah dengan hati, bekerjalah dengan data, dan layani masyarakat dengan tulus. Rangkul seluruh elemen desa, BPD, tokoh masyarakat, hingga pemuda. Keberhasilan pemerintahan desa lahir dari sinergi, bukan dari instruksi semata,” tegasnya.
Momentum Menuju Desa Karya Tunggal Maju
Menutup sambutannya, Supriyanto mengajak seluruh pihak menjadikan pelantikan ini sebagai momentum memperkuat sinergi dan mempercepat kemajuan Desa Karya Tunggal di bawah semangat Lampung Selatan MAJU.
“Dengan kebersamaan dan komitmen, saya yakin Desa Karya Tunggal bisa menjadi desa yang mandiri, inovatif, dan berdaya saing,” pungkasnya.
Bantuan Pangan Tahap II di Lampung Selatan: Warga Kini Terima Beras dan Minyak Sekaligus
LAMSEL, Kalianda – Kabar baik bagi masyarakat Lampung Selatan. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan bersiap menyalurkan bantuan pangan tahap kedua untuk alokasi bulan Oktober–November 2025, dengan paket bantuan yang kini lebih lengkap: tidak hanya beras, tetapi juga minyak goreng.
Sosialisasi penyaluran bantuan ini digelar oleh Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Lampung Selatan bekerja sama dengan Badan Pangan Nasional (Bapanas) dan Perum Bulog Cabang Lampung Selatan, bertempat di Aula Rimau Kantor Bappeda, Kamis (9/10/2025).
Kegiatan tersebut diikuti oleh para koordinator kecamatan, lurah, dan kepala desa dari Kecamatan Kalianda, Sidomulyo, dan Penengahan. Turut hadir Ikin Sodikin, Analis Pasar Hasil Pertanian Ahli Muda dari Bapanas, serta Fedrial Farhan, Pimpinan Bulog Cabang Lampung Selatan.
Bantuan Lebih Lengkap untuk Ringankan Beban Warga
Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Lampung Selatan, Zulvina Ratnasari, menjelaskan bahwa sosialisasi ini bertujuan memastikan penyaluran bantuan berlangsung lancar, tepat sasaran, dan sesuai mekanisme baru.
“Berbeda dengan tahap sebelumnya yang hanya berupa beras, pada alokasi tahap kedua ini pemerintah menambahkan bantuan berupa minyak goreng bagi seluruh **keluarga penerima manfaat (KPM),” jelas Zulvina.
Ia menambahkan, penyaluran bantuan pangan beras untuk periode Juni–Juli 2025 telah mencapai 100 persen dari target 106.415 KPM.
“Capaian ini berkat kerja sama yang baik antara Bapanas, Bulog, dan pemerintah daerah hingga tingkat desa dan kelurahan,” ujar Zulvina.
Jaga Stabilitas dan Dukung Ketahanan Pangan
Atas nama Pemkab Lampung Selatan, Zulvina menyampaikan apresiasi kepada Bapanas yang terus mendukung pelaksanaan program bantuan pangan.
Menurutnya, program ini bukan hanya membantu masyarakat berpenghasilan rendah, tetapi juga menjadi instrumen penting dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan di daerah.
Ia berharap penyaluran bantuan alokasi Oktober–November kali ini bisa berjalan lebih tertib dan terkoordinasi.
“Dinas Ketahanan Pangan siap mendukung sepenuhnya dari sisi koordinasi, pendataan, pemantauan, hingga pelaporan agar bantuan ini tepat sasaran, tepat jumlah, dan tepat waktu,” tegasnya.
Setiap Keluarga Terima 20 Kg Beras dan 4 Liter Minyak
Sementara itu, perwakilan Bapanas, Ikin Sodikin, menjelaskan bahwa setiap keluarga penerima manfaat akan memperoleh 10 kilogram beras dan 2 liter minyak goreng per bulan, disalurkan sekaligus untuk dua bulan.
“Totalnya 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng akan diterima oleh setiap keluarga penerima manfaat,” terang Ikin.
Dengan komitmen bersama dari pemerintah pusat hingga daerah, diharapkan bantuan ini dapat membantu meringankan beban masyarakat dan memperkuat ketahanan pangan keluarga di Lampung Selatan.
Lampung Selatan Siap Pecahkan Rekor MURI! Aksi Jetski Jakarta–Bakauheni Jadi Pembuka Spektakuler HUT ke-69
LAMSEL, Kalianda – Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan tengah bersiap menggelar perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-69 pada 14 November 2025, dengan konsep yang lebih megah, kreatif, dan berkelas nasional.
Tahun ini, Lampung Selatan menyiapkan kejutan besar: pemecahan Rekor MURI melalui perjalanan jetski dari Jakarta menuju Bakauheni. Aksi lintas laut ini akan menjadi pembuka spektakuler rangkaian Festival HUT Lampung Selatan 2025, sekaligus menegaskan posisi Lampung Selatan sebagai gerbang pariwisata dan budaya Pulau Sumatra.
Rencana besar tersebut dibahas dalam rapat panitia pelaksana HUT ke-69 Lampung Selatan yang digelar di Aula Krakatau, Kantor Bupati Lampung Selatan, Rabu (8/10/2025).
Zita Anjani Dorong Lampung Selatan Jadi Pusat Festival Nasional
Ketua Tim Penggerak PKK Lampung Selatan, Zita Anjani, yang juga Utusan Khusus Presiden Bidang Pariwisata, menyampaikan bahwa perayaan tahun ini dirancang bukan sekadar seremoni, tetapi momentum kebangkitan daerah.
“Kita ingin HUT Lampung Selatan bukan hanya seremoni tahunan, tapi festival besar yang membanggakan daerah. Seperti Jember dan Banyuwangi, Lampung Selatan juga harus punya event besar yang dikenal luas,” ujar Zita dengan optimis.
Zita menjelaskan, rangkaian HUT ke-69 Lampung Selatan akan berlangsung enam hari penuh, menampilkan beragam kegiatan atraktif seperti festival musik, olahraga, pawai budaya, dan bazar UMKM yang akan memeriahkan sore hingga malam hari.
Ia juga menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor dalam menyukseskan acara ini.
“HUT ke-69 ini harus jadi kerja kolaboratif. Semua pihak — pemerintah, pelaku usaha, hingga masyarakat — harus ikut berkontribusi. Ini bukan hanya ajang perayaan, tapi juga ruang kreatif dan produktif bagi masyarakat Lampung Selatan,” tegasnya.
Sinergi Pemerintah dan Masyarakat
Dalam rapat tersebut, Sekretaris Daerah Lampung Selatan Supriyanto, Wakil Ketua TP PKK Reni Apriani, serta Ketua DWP Ratna Yanuana, turut membahas berbagai aspek teknis, mulai dari keamanan, logistik, hingga keterlibatan komunitas lokal.
Pemerintah Kabupaten menargetkan agar perayaan ini menjadi ikon tahunan baru, yang dapat menarik wisatawan, memacu ekonomi kreatif, serta memperkuat citra Lampung Selatan sebagai daerah yang dinamis dan berdaya saing nasional.
“Melalui rangkaian kegiatan ini, kita ingin menegaskan bahwa Lampung Selatan bukan hanya pintu gerbang Sumatra, tetapi juga pusat inovasi, budaya, dan kolaborasi,” pungkas Zita.