
PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM) berhasil menemukan sumber daya minyak dan gas bumi (migas) melalui pengeboran eksplorasi sumur Metulang Deep (MDP)-1x di wilayah lepas pantai (offshore) South Mahakam, Kalimantan Timur. Temuan ini memperkuat potensi pengembangan migas di wilayah yang selama ini dikenal sebagai lapangan matang (mature field).
Pengeboran MDP-1x merupakan bagian dari program Near Field Exploration yang dijalankan oleh Pertamina Hulu Energi (PHE). Program ini dirancang sebagai langkah quick win untuk mempercepat produksi dengan memanfaatkan fasilitas migas terdekat yang telah beroperasi.
Direktur Eksplorasi PHE, Muharram Jaya Panguriseng, menyampaikan bahwa keberhasilan ini mencerminkan penerapan konsep eksplorasi baru di wilayah mature field, sekaligus hasil kolaborasi erat dengan berbagai pemangku kepentingan.
“Keberhasilan ini menjadi bukti dedikasi dan kerja keras tim eksplorasi dalam menerapkan new exploration play concept di area yang sudah mature, serta dukungan kolaboratif dari SKK Migas dan Kementerian ESDM,” ujar Muharram dalam keterangan tertulis, Kamis (1/1).
Dari hasil pengeboran, PHM memperkirakan potensi sumber daya Original Oil in Place (OOIP) mencapai sekitar 106 juta barel setara minyak (MMBOE). Temuan tersebut diharapkan dapat segera dikembangkan dan memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan lifting migas nasional.
Sejak mengambil alih pengelolaan Blok Mahakam pada 1 Januari 2018, PHM telah mengebor enam sumur eksplorasi. Empat di antaranya mencatatkan temuan migas, termasuk sumur MDP-1x.
Direktur Utama PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI), Sunaryanto, menegaskan bahwa temuan ini akan segera ditindaklanjuti dengan pengembangan lapangan yang tetap memperhatikan aspek keberlanjutan.
“Kami akan melakukan pengembangan untuk mendorong peningkatan produksi secara berkelanjutan, memperkuat ketahanan energi di Kalimantan, serta meningkatkan rasio cadangan terhadap produksi (RtoP) Pertamina Hulu Indonesia,” jelasnya.
Sumur MDP-1x dibor hingga kedalaman terukur 4.260 meter dan menembus Formasi Yakin. Meski target utama hanya dapat ditembus sebagian akibat tekanan tinggi, PHM berhasil mengidentifikasi potensi sumber daya menjanjikan pada formasi yang lebih dangkal, yakni Sepinggan Carbonate Sequence (SCS) dan Sepinggan Deltaic Sequence (SDS).
Hasil drill stem test pada zona SCS menunjukkan kinerja reservoir yang baik. Dengan interval uji alir sepanjang 25,5 meter, sumur ini mencatatkan laju alir maksimum sekitar 2.821 barel minyak per hari (BOPD) serta produksi gas mencapai 5 juta kaki kubik standar per hari (MMSCFD).