
SUKABUMI – Polisi mengungkap hasil autopsi jenazah NS, bocah yang meninggal dunia secara tragis di Sukabumi dan diduga menjadi korban penganiayaan ibu tirinya.
Autopsi dilakukan di RS Bhayangkara Setukpa pada Jumat (20/2/2026). Dari hasil pemeriksaan awal, dokter menemukan sejumlah luka bakar di tubuh korban.
Kepala rumah sakit Kombes dr. Carles Siagian menjelaskan luka tersebut terdapat di beberapa bagian tubuh.
“Ditemukan luka bakar di lengan, kaki kanan dan kiri, punggung, serta area bibir dan hidung,” ujarnya, Minggu (22/2).
Penyebab Kematian Belum Bisa Dipastikan
Meski ditemukan luka cukup serius, dokter forensik belum dapat memastikan penyebab kematian korban.
Menurut Carles, luka yang ada tidak secara langsung menyebabkan kematian.
“Penyebab kematian masih belum bisa disimpulkan karena luka tersebut seharusnya tidak menyebabkan kematian,” jelasnya.
Pemeriksaan lanjutan kini dilakukan melalui analisis laboratorium terhadap organ dalam korban.
Organ Dalam Diperiksa di Jakarta

Tim forensik telah mengirim sampel organ ke laboratorium di Jakarta untuk mengetahui kemungkinan adanya faktor lain penyebab kematian.
Organ yang diperiksa meliputi:
-
Jantung
-
Paru-paru
-
Jaringan tubuh lain
Dokter menemukan kondisi paru-paru korban sedikit membengkak.
“Kami masih menunggu hasil laboratorium untuk mengetahui apakah ada zat lain dalam tubuh korban,” kata Carles.
Kasus Viral di Media Sosial
Kasus kematian bocah NS menjadi viral di media sosial setelah muncul dugaan penganiayaan oleh ibu tiri.
Karena kematian dinilai janggal, sang ayah, Anwar Satibi, meminta autopsi dilakukan untuk mengungkap penyebab pasti kematian anaknya.
Sementara itu, pihak Polres Sukabumi hingga kini belum memberikan keterangan resmi lanjutan terkait proses penyelidikan.
