Babinsa Tanjung Agung Raya Pantau Pelaksanan Pasar Murah,Pastikan Harga Terjangkau Untuk Warga

6detikcom, Bandar Lampung – Guna memastikan ketersediaan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau bagi masyarakat, Babinsa Kelurahan Tanjung Agung Raya, Sertu Faizal Rahman, turut memantau langsung pelaksanaan kegiatan pasar murah. Kegiatan yang berlangsung pada Selasa, 4 November 2024 ini digelar di Jalan Murai, RT. 02, Kelurahan Tanjung Agung Raya, Kecamatan Kedamaian.

Sebagai bentuk komitmen TNI dalam mendukung program pemerintah dan kedekatan dengan warga, kehadiran Babinsa dalam kegiatan ini bukan hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga memastikan distribusi barang berjalan lancar dan dapat dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat.

Kegiatan pasar murah ini mendapat respon positif dari berbagai pihak. Tampak hadir dalam acara tersebut perwakilan dari UPT Pasar Tugu (Bapak Iskandar), Sekretariat Pemda Kota Bandar Lampung (Bapak Arif), beserta jajaran perangkat kelurahan dan kecamatan setempat. Sinergi yang solid juga terlihat dengan kehadiran Bhabinkamtibmas, Dinas Perindustrian, Pol PP, serta pengurus Kaling, RT, dan Linmas.

“Alhamdulillah, kegiatan pasar murah hari ini berjalan dengan tertib dan lancar. Antusiasme warga sangat tinggi, dan kami dari Koramil 04/Tanjung Karang Timur senantiasa siap mendukung program-program yang meringankan beban masyarakat,” ujar Sertu Faizal Rahman, Babinsa setempat.

Dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan dapat sedikit meringankan beban ekonomi warga, khususnya di Kelurahan Tanjung Agung Raya. Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat sekali lagi membuktikan bahwa TNI hadir tidak hanya sebagai penjaga kedaulatan negara, tetapi juga sebagai sahabat rakyat yang siap mendukung kesejahteraan masyarakat.(red)

Jabatan 2 Kasat dan 1 Kapolsek di Polresta Bandar Lampung Diserahterimakan

6detikcom, Bandar Lampung – Kapolresta Bandar Lampung, Kombes Pol Alfret Jacob Tilukay, memimpin upacara serah terima jabatan Kasat Intelkam, Kasat Lantas dan Kapolsek Tanjung Senang di lapangan apel Mapolres setempat, Selasa (4/11/2025) pagi.

Serah terima jabatan ini merujuk 2 surat Telegram Kapolda Lampung yakni Nomor : ST/657/X/KEP/2025 tanggal 8 Oktober 2025 dan Nomor : ST/698/X/KEP/2025 tanggal 22 Oktober 2025, tentang pemberhentian dan dari pengangkatan dalam jabatan dilingkungan Polda Lampung.

Upacara penyerahan jabatan ditandai dengan pengambilan sumpah jabatan dan dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara serah terima jabatan, berita acara pengambilan sumpah dan penandatanganan pakta integritas.

Kapolresta Bandar Lampung Kombes Pol Alfret Jacob Tilukay, mengatakan bahwa, mutasi ini merupakan hal yang biasa di lingkungan Polri sebagai wujud promosi jabatan dan penyegaran di lingkungan Polri.

“Serah terima jabatan itu merupakan hal yang wajar bagi sebuah organisasi termasuk Polri, supaya bisa ada pengejaran, bisa ada pembelajaran, dan bisa ada penguatan penyegaran bagi organisasi,” Kata Kombes Pol Alfret Jacob Tilukay, Selasa (4/11/2025).

Kombes Pol Alfret juga mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada pejabat lama atas kinerja dan dedikasi selama bertugas di Polresta Bandar Lampung.

“Saya ucapkan terima kasih dan apresiasi atas pengabdian serta kinerja rekan rekan dalam hal ini pejabat lama dan saya juga ucapkan selamat datang kepada pejabat baru, tentunya saya berharap bisa membawa perubahan dan peningkatan dalam menjalankan tugas ” Kata Kombes Pol Alfret.

Kombes Pol Alfret juga berpesan kepada pejabat lama untuk dapat memberikan masukan kepada pejabat yang baru sebagai pedoman dalam melaksanakan tugas sehari hari.

Adapun pejabat yang diserahterimakan diantaranya

1. Kompol Ricky Neygersan Lado, yang sebelumnya menjabat sebagai Kasat Intelkam digantikan AKP Andy Yunara.

2. Kompol Ridho Rafika, yang sebelumnya menjabat sebagai Kasat Lantas digantikan Kompol G.M. Angga Satrya Wibawa.

3. Iptu Chaidir Jamin, yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolsek Tanjung Senang digantikan Ipda Andri Saputra.

Hadir dalam kegiatan ini Waka Polresta Bandar Lampung, AKBP Erwin Irawan, Pejabat Utama, Para Kaposlek, Pengurus Bhayangkari serta personel Polresta Bandar Lampung.

Mutasi jabatan merupakan hal yang biasa dalam setiap organisasi, dengan tujuan untuk pembinaan karier anggota Polri sesuai dengan kebutuhan organisasi maupun sebagai sarana untuk pengembangan karier, pengalaman dan wawasan anggota Polri itu sendiri.(*)

Gerak Cepat! Tulisan Mandarin di Gapura Pagoda Teluk Betung Resmi Dicopot

Bandar Lampung, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung bergerak cepat merespons kritik warga terkait tulisan aksara Mandarin 欢迎光临 (huān yíng guāng lín) di Gapura Pagoda, Jalan Ikan Hiu, Kelurahan Teluk Betung, Kecamatan Teluk Betung Selatan. Rabu (29/10/2025), tulisan tersebut resmi dicopot oleh tim Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Bandar Lampung.

Kepala Dinas PU Bandar Lampung, Dedi Sutiyoso, mengatakan langkah ini merupakan bentuk tindak lanjut atas aspirasi masyarakat yang menilai tulisan itu tidak sesuai dengan adat dan kearifan lokal Lampung.

“Atas perintah Wali Kota, kita tindak lanjuti aspirasi masyarakat yang berkembang terkait aksara Cina/mandarin. Jadi akan kita ganti dengan aksara Lampung,” ujar Dedi didampingi Kepala Bidang Cipta Karya, Eko Ismanto.

Menggunakan Mobil Crane

Pemkot Bandar Lampung Copot Tulisan Mandarin di Gapura Pagoda, Gantikan dengan Aksara Lampung

Proses pencopotan dilakukan oleh tim rutin Bidang Cipta Karya menggunakan mobil crane. Pantauan di lokasi, kegiatan berlangsung kondusif tanpa hambatan berarti.

Dedi menambahkan, penggantian tulisan dilakukan sebagai bentuk penghargaan terhadap identitas daerah.

“Aspirasi yang berkembang kan, masyarakat keberatan dengan aksara ini. Maka hari ini akan langsung kita ganti tulisan ‘Selamat Datang’ dengan aksara Lampung,” katanya.

Ragam Tanggapan Warga

Sebelumnya, keberadaan tulisan beraksara Cina di gapura itu menuai kritik dari sejumlah warga yang menganggapnya tidak mencerminkan nilai budaya lokal.

(*)

Babinsa Koramil Kedaton Gencar Laksanakan Komsos Dan Komsup Wujudkan Senergi TNI Dan Masyarakat

6detikcom, Bandar Lampung – Guna memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) tetap terjaga, para Bintara Pembina Desa (Babinsa) di bawah Komando Koramil 410-06/Kedaton (KDT) gencar melaksanakan Komunikasi Sosial (Komsos) dan Komunikasi Publik (Komsup) di sejumlah titik. Kegiatan yang dilaksanakan serentak pada Rabu (22/10/2024) ini meneguhkan peran aktif TNI sebagai pengayom dan sahabat masyarakat.

Dalam operasionalnya, setiap Babinsa turun ke desa binaannya masing-masing, mendatangi warga secara langsung untuk berdialog dan menyerap berbagai aspirasi serta permasalahan di lapangan.

Di wilayah Kecamatan Kedaton, Serka Rifai, Babinsa Kelurahan Kedaton, tampak memimpin dialog dengan puluhan warga di Jalan Dr. Sutomo, RT.06, Kelurahan Penengahan. Dalam kesempatan itu, Rifai tidak hanya mendengarkan keluhan warga, tetapi juga aktif mengkoordinasi dan mengajak masyarakat untuk bersama-sama meningkatkan sistem keamanan lingkungan (Siskamling). “Kewaspadaan dan kebersamaan kita adalah kunci utama pencegahan gangguan kamtibmas,” tegas Rifai di hadapan warga.

Sementara itu, di Kecamatan Labuhan Ratu, Kopka Endri, Babinsa Kelurahan Kampung Baru, melakukan hal serupa. Dari rumah ke rumah di Jalan Sultan Agung, RT.02, Kelurahan Kota Sepang, Endri memastikan situasi tetap kondusif. Pembahasan difokuskan pada pemetaan titik rawan dan memperkuat jaringan komunikasi antar-warga. “Sinergi antara Babinsa dan masyarakat adalah benteng pertama dalam menciptakan ketertiban,” ujar Endri.

Tidak kalah penting, aspek kebersihan lingkungan turut menjadi perhatian. Di Kecamatan Rajabasa, Sertu Edy Ariyanto, Babinsa Kelurahan Rajabasa Pemuka, hadir di kediaman warga Jalan Kopi Robusta No. 15, RT.06, Kelurahan Gedong Meneng. Ariyanto menekankan hubungan simbiosis antara keamanan dan kebersihan. “Lingkungan yang bersih dan terawat mencerminkan masyarakat yang tertib dan berdaya. Ini juga mendukung keamanan karena mengurangi titik-titik kumuh yang rawan tindak kejahatan,” paparnya dengan lugas.

Kegiatan Komsos yang digelar secara rutin ini membuktikan komitmen TNI, khususnya jajaran Koramil Kedaton, untuk terus hadir di tengah denyut nadi masyarakat. Kehadiran para Babinsa tidak sekadar sebagai aparat, tetapi lebih sebagai motivator, fasilitator, dan penggerak dalam membangun ketahanan wilayah yang berlandaskan pada kedekatan dan kepedulian.

“Alhamdulillah, dengan adanya Bapak Babinsa, kami merasa lebih tenang dan terdorong untuk lebih aktif lagi menjaga lingkungan sendiri,” tutur Slamet, salah seorang warga Kelurahan Gedong Meneng.

Seluruh rangkaian kegiatan dilaporkan berjalan lancar, tertib, dan penuh dengan nuansa kekeluargaan, memperkuat pondasi hubungan yang harmonis antara TNI dan Rakyat.(red)

Cemburu Buta, Wanita di Bandar Lampung Tega Sayat Kelamin Kekasih Gelap Hingga Nyaris Putus

6detikcom, Bandar Lampung – Polsek Panjang meringkus WD (28), seorang wanita asal Bumi Waras, Bandar Lampung, usai nekat menganiaya KS (32), yang tak lain adalah kekasihnya hingga alat kelaminnya nyaris putus.

Peristiwa penganiayaan sendiri terjadi di Jalan Soekarno Hatta, Lapangan Baruna Kelurahan Karang Maritim, Kecamatan Panjang, Bandar Lampung pada Minggu (19/10/2025) sekitar pukul 19.00 WIB.

Kapolsek Panjang, Kompol Martono membenarkan adanya peristiwa tersebut.

“Benar, untuk pelaku sudah kita amankan pada Selasa (21/10/2025), sekira pukul 06.30 WIB, di kediamannya, saat ini sudah kita lakukan penahanan terhadap pelaku, “Kata Kompol Martono, Selasa (21/10/2025).

Kapolsek menambahkan pelaku awalnya menghubungi korban untuk bertemu di lapangan baruna, sebelum bertemu pelaku sudah menyiapkan pisau cater.

Setelah bertemu, pelaku mengajak korban untuk melakukan hubungan intim. Kemudian, pelaku mengambil carter yang sudah disiapkan dan langsung menganiaya korban.

“Pelaku ini langsung mengambil cater dan melukai kemaluan korban. Akibatnya, korban mengalami luka sayatan pada bagian kemaluan hingga nyaris putus,” ujarnya.

Menurut Martono, korban saat ini masih menjalani perawatan medis di Rumah Sakit.

Sementara itu, berdasarkan hasil pemeriksaan pelaku mengaku nekat menganiaya korban lantaran sakit hati karena korban menikah dengan wanita lain dan juga karena korban kerap mengencani banyak wanita lainnya.

Pelaku sama korban ini sudah dari tahun 2019 menjalin hubungan asmara, pelaku juga tahu kalo korban ini sudah punya istri.

Selaian pelaku, Polisi juga turut menyita 1 buah pisau carter warna merah.

Saat ini pelaku telah diamankan Mapolsek Panjang guna dilakukan proses pemeriksaan dan pengembangan lebih lanjut.(red)

Babinsa Koramil TKT Tingkatkan Keamanan Lingkungan Melalui Patroli Teritorial Malam Hari

6detikcom, Bandar Lampung, 20 Oktober 2025 – Dalam upaya nyata menciptakan dan menjaga kondisi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas), Bintara Pembina Desa (Babinsa) Kelurahan Labuhan Dalam, Koramil 410-04/Tanjung Karang Timur (TKT), Serda A. Davit, melaksanakan kegiatan Patroli Teritorial pada Minggu malam, 19 Oktober 2025.

Kegiatan yang berlangsung dari pukul 21.00 WIB hingga selesai ini difokuskan pada sejumlah titik yang kerap menjadi lokasi potensial gangguan kamtibmas, di antaranya kawasan Play Over Kalibalau Kencana, Pom Bensin Antasari, dan Play Over Tanjung Senang. Patroli ini merupakan bentuk komitmen TNI, khususnya jajaran Kodim 0410/Kota Bandar Lampung, dalam mendukung terciptanya rasa aman dan nyaman bagi masyarakat.

Patroli dilaksanakan secara efektif oleh dua orang anggota Koramil 410-04/TKT dengan menggunakan kendaraan roda dua, memastikan cakupan area yang luas dapat dijangkau. Berkat langkah proaktif ini, situasi di wilayah tersebut dapat dikondisikan dengan baik. Kegiatan patroli dinyatakan selesai pada pukul 22.00 WIB dengan situasi yang dilaporkan dalam keadaan aman dan terkendali.

Komando Distrik Militer 0410/KBL melalui jajaran Koramilnya senantiasa bertekad untuk terus hadir di tengah masyarakat dengan semangat pengabdian yang tinggi. Kegiatan seperti ini diharapkan dapat memberikan efek deterren terhadap potensi gangguan serta memperkuat kedekatan emosional antara TNI dan warga.(red)

Tingkatkan Nasionalisme,40 Siswa SD Tunas Mekar Ikuti Kegiatan Bela Negara DI Koramil 410-04/TKT

6detikcom, Bandar Lampung, 9 Oktober 2023 – Sebanyak 40 siswa-siswi Sekolah Dasar (SD) Tunas Mekar Indonesia antusias mengikuti kegiatan bela negara yang diselenggarakan di halaman Koramil 410-04/Tanjung Karang Timur (TKT), Selasa pagi. Kegiatan yang dipandu langsung oleh para Babinsa (Bintara Pembina Desa) ini dirancang untuk menanamkan rasa cinta tanah air, kedisiplinan, dan nasionalisme kepada generasi penerus bangsa.

Kegiatan diawali dengan upacara bendera yang khidmat, sebagai fondasi utama dalam membangun kedisiplinan dan menghormati simbol negara. Para siswa dengan penuh semangat kemudian mengikuti serangkaian materi Peraturan Baris-Berbaris (PBB) untuk melatih ketertiban dan konsentrasi. Tidak hanya itu, para Babinsa juga menyelipkan permainan-permainan edukatif yang dirancang khusus untuk melatih kekompakan tim, kepemimpinan, dan rasa tanggung jawab di antara para peserta.

Salah seorang Babinsa Koramil 410-04/TKT dalam kesempatan tersebut menekankan bahwa konsep bela negara memiliki makna yang luas. “Kegiatan ini bertujuan menanamkan cinta tanah air dan nilai-nilai kebangsaan sejak dini. Penting untuk dipahami bahwa belajar bela negara tidak hanya tentang perang, tetapi juga tentang membangun karakter yang berdisiplin, bersatu, dan bertanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari, baik di sekolah maupun di lingkungan masyarakat,” ujarnya.

Kepala Sekolah SD Tunas Mekar Indonesia menyambut baik dan mengapresiasi inisiatif serta dukungan penuh dari Koramil 410-04/TKT. “Ini adalah pengalaman konkret yang sangat berharga bagi pembentukan karakter siswa. Melalui kegiatan seperti ini, nilai-nilai patriotisme dan kebangsaan tidak hanya diajarkan secara teori di dalam kelas, tetapi juga dipraktikkan langsung dengan bimbingan dari TNI yang merupakan pelindung negara. Kami berharap kerja sama seperti ini dapat terus berlanjut,” tuturnya.

Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi stimulus bagi sekolah-sekolah lain untuk turut serta aktif dalam membina karakter generasi muda yang mencintai tanah airnya dan siap berkontribusi positif bagi bangsa dan negara.

Tentang Koramil 410-04/TKT:
Koramil 410-04/Tanjung Karang Timur merupakan bagian dari Komando Rayon Militer yang berperan aktif dalam pembinaan teritorial dan kemanunggalan TNI dengan rakyat,termasuk melalui program-program pembinaan generasi muda di wilayahnya.(Red)

Tuntut Restorative Justice dan Hentikan Pembungkaman Suara Kritis

Bandarlampung – Gabungan Ormas, LSM, LBH serta Media menggelar audiensi bersama Sekretaris Daerah (Sekda) Lampung terkait penangkapan atau operasi tangkap tangan (OTT) terhadap dua Ketua LSM yang belakangan ini menjadi perhatian publik.

‎Audiensi gabungan ormas tersebut diikuti oleh 48 Lembaga dilangsungkan di Ruang Abung, Pemprov Lampung, Selasa (23/09/2025).

‎Juru bicara Gabungan Ormas tersebut Rian Azhariansah, dalam forum audiensi menyampaikan beberapa tuntutan mereka kepada Pemprov Lampung.

‎Rian menekankan kepada semua pihak untuk menyelesaikan persoalan ini melalui jalur hukum dengan kepala dingin dan menekankan pentingnya menjaga perdamaian, persatuan dalam menghadapi perbedaan pandangan serta mendorong Restorative justice dalam penyelesaian masalah tersebut.

‎Dalam kesempatan tersebut, ia menegaskan pentingnya menjaga ruang kebebasan berekspresi dan pers yang sehat dalam demokrasi dan mendukung hak setiap warga negara untuk menyampaikan aspirasi dan menolak segala bentuk pembungkaman suara kritis.

‎Ia juga menyatakan solidaritas dan dukungan penuh kepada dua rekan aktivis LSM dan media yang sedang menjalani proses hukum serta berkomitmen memberikan dukungan moral kepada keluarga dan tim hukum serta memastikan proses hukum berjalan optimal.

‎”Kami berkomitmen untuk terus mendampingi dan memantau perkembangan kasus hingga selesai dan akan terus memperjuangkan nilai-nilai demokrasi, transparansi, dan keadilan sosial,” jelasnya.

‎Lebih lanjut ia mengatakan, meminta kepada Aparat penegak hukum (APH) agar melakukan proses hukum berjalan secara fair, transparan, dan sesuai dengan prinsip-prinsip keadilan serta mengharapkan perlindungan hak-hak dasar tersangka selama proses hukum berlangsung.

‎Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tetap tenang dan bijaksana dalam menyikapi perkembangan kasus dan mendorong diskusi konstruktif tentang pentingnya ruang sipil yang sehat.

‎Sementara itu Perwakilan LSM yang lain Gunawan Persit menyatakan, kedatangan mereka sebagai warga negara yang peduli terhadap kebebasan berekspresi dan hak asasi manusia dan menyatakan solidaritas penuh terhadap dua rekan aktivis LSM dan media yang saat ini tengah menjalani proses hukum.

‎Ia menyatakan, kedua rekan ini telah menunjukkan dedikasi tinggi dalam memperjuangkan transparansi, akuntabilitas, dan keadilan sosial.

‎”Kerja keras mereka dalam mengadvokasi kepentingan masyarakat dan menyuarakan isu-isu penting layak mendapat apresiasi dan dukungan dari seluruh elemen masyarakat,” kata dia.

‎Proses hukum yang sedang berlangsung merupakan bagian dari sistem demokrasi yang harus hormati. Namun, pihaknya meyakini bahwa kebenaran akan terungkap melalui mekanisme hukum yang fair dan transparan.

‎”Kedua rekan ini telah menjalankan tugas mereka sebagai kontrol sosial dengan penuh tanggung jawab dan integritas. Solidaritas kami bukan hanya bentuk dukungan moral, tetapi juga komitmen untuk terus menjaga ruang sipil yang sehat bagi aktivisme dan jurnalisme independen di Indonesia,” jelasnya.

‎Lebih lanjut ia mengatakan, bahwa kebenaran akan selalu menemukan jalannya. “Dukungan kami kepada kedua rekan ini adalah wujud dari komitmen terhadap nilai-nilai kemanusiaan, keadilan, dan demokrasi. Semoga proses hukum dapat berjalan dengan lancar dan memberikan keadilan bagi semua pihak,” jelasnya.

‎Menanggapi aspirasi tersebut Sekda Lampung Marindo Kurniawan mengapresiasi kedatangan gabungan Ormas sebagai bentuk solidaritas terhadap rekannya yang saat ini menjalani proses hukum.

‎Marindo mengatakan, dalam audiensi tersebut gabungan ormas menyampaikan ada penangkapan atau OTT terhadap dua Aktivitas LSM.

‎”Mereka menyampaikan ada penangkapan terhadap rekan mereka yang terkait dengan Pemprov Lampung dalam hal ini RS Abdul muluk,” jelasnya.

‎Ia menyatakan, Pemprov Lampung akan mempelajari kasus tersebut secara hukum dan akan melihat sejauh mana Pemprov Lampung bisa memediasi persoalan ini.

‎”Pemprov Lampung menganggap Media, Ormas LSM sebagai satu kesatuan dalam pembangunan daerah. Kita tidak ingin kondusivitas Lampung terganggu, kita ingin baik-baik saja. Masalah ini dapat satu titik temu, sehingga masalah ini dapat diselesaikan,” jelasnya.

‎Menanggapi persoalan ini dibawa Restorative Justice, Marindo mengatakan, Pemprov Lampung akan mendorong persoalan ini ditempuh dengan jalan damai.

‎”Kita akan mendorong persoalan ini menuju resrotarif justice. Tetapi itu juga asalkan ada keinginan dari kedua belah pihak untuk berdamai. Insyaallah kita melakukan ini, tapi lagi-lagi ini dibawa ke Polda sebagai APH,” jelasnya.

‎Diketahui, Gabungan Ormas ini telah menjalani serangkaian aksi solidaritas menuntut pembebasan dua aktivis, diantaranya memasang puluhan Karangan Bunga di depan Polda Lampung, Audiensi dengan Pemprov Lampung, Aksi Solidaritas di Tugu Adipura.

 

 

Pelatih Silat di Bandar Lampung Ditangkap Usai Cabuli 2 Anak Dibawah Umur

6detikcom, Bandar Lampung – Polsek Teluk Betung Selatan meringkus MM (47), warga Kelurahan Bumi Waras, Teluk Betung Selatan, Bandar Lampung, usai mencabuli 2 orang perempuan yang masih dibawah umur. Korban mau menuruti kemauan pelaku, lantaran diiming-imingi akan dimasukkan kedalam perguruan pencak silat.

“Dibujuk rayu dengan iming-imgin, korban akan dimasukkan ke perguruan pencak silat, dimana pelaku ini bertugas sebagai pelatihnya”, Kata Kapolresta Bandar Lampung, Kombes Pol Alfret Jacob Tilukay, Sabtu (5/4/2025).

Kedua korban dipanggil oleh pelaku MM, dengan akan membuatkan kedua korban seragam pencak silat.

“Setelah dipanggil, kedua korban dibawa ke kandang kambing, yang tak jauh dari rumah pelaku, kemudian alat kemaluan kedua korban tersebut di raba-raba secara bergantian dengan alasan mengukur baju silat,” Kata Kombes Pol Alfret.

Mendapat perlakukan tak senonoh, kedua korban berontak dan melaporkan peristiwa yang dialami kepada orang tuanya.

“Pelaku sempat mengancam korban agar tidak menceritakan peristiwa ini kepada orang lain” jelas Kombes Pol Alfret.

Usai menerima laporan dari orang tua korban, kemudian Polisi melakukan penyeledikan dan berhasil meringkus pelaku MM (47), pada Rabu (2/4/2025) malam di kediaman pelaku.

“Kedua korban ini hubungannya teman, dan pelaku ini adalah tetangga kedua korban,” jelas Kombes Pol Alfret.

Pelaku tercatat sebagai residivis dalam perkara pencabulan terhadap anak dibawah umur pada tahun 2013.

Pelaku mengaku nekat melakukan hal tersebut karena khilaf.

“Sementara ini korbannya masih dua orang, namun masih terus kami dalami,” kata Kombes Pol Alfret.

Peristiwa pencabulan ini sendiri terjadi pada Rabu (2/4/2025), sekira pukul 15.30 WIB, di sebuah kendang kambing, Kelurahan Bumi Waras, Bandar Lampung.

Dalam kasus ini, Polisi menyita 2 pasang baju dan celana milik korban.

“Terhadap pelaku kita jerat dengan pasal 82 UU RI No. 17 Tahun 2016 tentang perlindungan anak, dengan ancaman hukuman penjara paling singkat 5 tahun dajn paling lama 15 tahun,” jelas Kombes Pol Alfret.(*)

Pengemudi Mobil SUV di Bandar Lampung Ditangkap Usai Aniaya Driver Ojol

6detikcom, Bandar Lampung – Polsek Kedaton meringkus RW (37), warga Kota Bumi Tengah, Lampung Utara, usai menganiaya seorang driver ojek online dengan menggunakan senjata tajam diduga jenis badik. Akibatnya korban MR (37), mengalami sejumlah luka robek dan tengah dalam perawatan intensif di rumah sakit.

Peristiwa penganiayaan terjadi pada Minggu (16/3/2025), sekitar pukul 21.00 WIB, di Traffic Light, Way Halim, Bandar Lampung.

Pelaku RW (37) diamankan petugas dibantu oleh warga sekitar sesaat peristiwa penganiayaan tersebut terjadi di lokasi kejadian.

Kapolsek Kedaton, AKP Budi Harto mengatakan bahwa saat ini pelaku sudah diamankan dan kini tengah diperiksa secara intensif.

“Benar, saat ini untuk pelaku sudah kita amankan, masih kita periksa secara intensif,” Kata Kapolsek Kedaton, AKP Budi Harto, Senin (17/3/2025).

Kapolsek menjelaskan bahwa peristiwa penganiayaan terjadi berawal dari cekcok mulut antara pelaku dan korban setalah kendaraan milik keduanya bersenggolan.

“Mobil pelaku bersenggolan dengan sepeda motor milik korban di jalan kimaja, kemudian sempat terjadi kejar kejaran hingga sampai di perempatan jalan sultan agung-kimaja, keduanya berhenti, dan terjadi cekcok mulut,” Kata AKP Budi.

Pelaku yang emosi usai cecok mulut kemudian mengambil sajam diduga badik kemudian menganiaya korban.

“Sajam diambil oleh pelaku dari dalam mobilnya, untuk barang bukti sajam masih kita lakukan pencarian,” Kata Kapolsek Kedaton.

Akibat perbuatan pelaku, korban mengalami luka robek di bagian pipi bagian kiri, robek di bagian kepala bagian atas, robek dibagian kepala bagian kiri, robek di kepala bagian belakang dan luka robek di bibir atas.

“Korban sendiri saat ini masih dirawat intensif di rumah sakit,” Kata AKP Budi.

Selain pelaku, Polisi menyita 1 unit mobil merk Toyota Calya warna abu abu milik pelaku.

“Pelaku kita jerat dengan pasal 351 KUHPidana tentang penganiayaan yang mengakibatkan luka berat, dengan ancaman hukuman kurungan penjara paling lama 5 tahun,” Kata AKP Budi.(*)