
LAMPUNG BARAT – Pekerjaan proyek pembangunan Box Culvert Way Pagasan (Simpang Mutar Alam–Gunung Terang) di Kecamatan Way Tenong, Kabupaten Lampung Barat, menjadi sorotan serius Komite Wartawan Indonesia Perjuangan (KWIP) DPC Kabupaten Lampung Barat.
Organisasi wartawan tersebut menduga adanya indikasi penyimpangan dalam pelaksanaan proyek infrastruktur tersebut dan menyatakan akan mengawal persoalan ini hingga ke aparat penegak hukum (APH).
Ketua KWIP DPC Lampung Barat, Faisol, menegaskan pihaknya akan terus memantau dan mengawasi proyek-proyek pembangunan yang ada di Kabupaten Lampung Barat.
Menurutnya, sejumlah proyek daerah diduga sarat penyimpangan dan perlu pengawasan ketat agar penggunaan anggaran benar-benar tepat sasaran.
“Kami akan terus menyoroti seluruh proyek di Kabupaten Lampung Barat yang diduga terdapat penyimpangan. Khususnya pada pembangunan Box Culvert Way Pagasan di Way Tenong yang saat ini menjadi perhatian kami,” tegas Faisol.
KWIP DPC Lampung Barat menyatakan komitmennya untuk mengawal dugaan persoalan ini hingga ke Aparat Penegak Hukum (APH) dan pihak Kejaksaan Negeri setempat jika ditemukan bukti kuat adanya pelanggaran hukum.
Langkah ini, menurut Faisol, merupakan bentuk kontrol sosial dan peran aktif organisasi pers dalam mendukung transparansi pembangunan daerah.
“Kami akan kawal dan soroti sampai ke APH dan pihak Kejari Kabupaten Lampung Barat apabila ditemukan indikasi pelanggaran,” ujarnya.
Proyek pembangunan box culvert sendiri merupakan bagian dari infrastruktur vital untuk mendukung sistem drainase dan konektivitas jalan di wilayah Way Tenong. Karena menggunakan anggaran publik, proyek tersebut dituntut memenuhi prinsip:
-
Transparansi anggaran
-
Kualitas pekerjaan sesuai spesifikasi
-
Ketepatan waktu pelaksanaan
-
Akuntabilitas kepada masyarakat
Pengawasan dari berbagai elemen, termasuk organisasi wartawan, dinilai penting untuk memastikan pembangunan berjalan sesuai aturan dan tidak merugikan keuangan daerah.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pelaksana proyek maupun instansi terkait mengenai tudingan tersebut. Masyarakat berharap ada klarifikasi terbuka serta audit teknis apabila diperlukan guna menjaga kepercayaan publik.
Isu dugaan penyimpangan proyek Box Culvert Way Pagasan ini menjadi perhatian publik dan diharapkan dapat ditindaklanjuti secara profesional sesuai mekanisme hukum yang berlaku.[Aris]
Baca Artikel Lainnya di Google News
