
Bandar Lampung – Wali Kota Eva Dwiana menerima audiensi jajaran Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kota Bandar Lampung di Ruang Rapat Wali Kota, Rabu (4/3/2026).
Pertemuan tersebut menjadi momentum silaturahmi sekaligus penguatan sinergi antara Pemerintah Kota Bandar Lampung dengan para pengusaha muda yang tergabung dalam HIPMI.
Rombongan HIPMI Kota Bandar Lampung dipimpin langsung oleh Ketua HIPMI, Indra Feriza, bersama jajaran kepengurusan baru yang hadir untuk memperkenalkan struktur organisasi sekaligus membangun komunikasi dengan pemerintah daerah.
HIPMI Siap Perkuat UMKM Bandar Lampung
Dalam pertemuan tersebut, Indra Feriza menyampaikan komitmen HIPMI untuk berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Bandar Lampung melalui berbagai kegiatan usaha dan program pengembangan ekonomi.
Menurutnya, HIPMI siap menjadi mitra strategis pemerintah dalam memperkuat sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai penggerak ekonomi daerah.
“HIPMI Kota Bandar Lampung siap bersinergi dan berkolaborasi dengan Pemerintah Kota melalui berbagai kegiatan usaha serta program yang dapat memperkuat UMKM lokal,” ujarnya.
Upaya tersebut diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus membuka peluang usaha baru bagi generasi muda di Bandar Lampung.
Eva Dwiana Dorong Pengusaha Muda Berkontribusi

Wali Kota Eva Dwiana menyambut baik kehadiran serta niat baik HIPMI untuk berkolaborasi dengan pemerintah daerah dalam membangun perekonomian kota.
Ia berharap HIPMI dapat menjadi wadah bagi generasi muda, khususnya para pengusaha muda, untuk berkontribusi aktif dalam pembangunan daerah.
Menurut Eva Dwiana, peran pengusaha muda sangat penting dalam mendorong inovasi, membuka lapangan pekerjaan, serta memperkuat daya saing ekonomi lokal.
“HIPMI harus bisa menjadi wadah bagi anak-anak muda, terutama pengusaha muda, untuk berkontribusi dalam membangun Kota Bandar Lampung agar semakin maju dan berkembang,” kata Eva Dwiana.
Kolaborasi Pemerintah dan Pengusaha Muda
Pertemuan ini menjadi langkah awal untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah dan komunitas pengusaha muda dalam membangun ekosistem ekonomi yang lebih produktif.
Dengan sinergi tersebut, diharapkan berbagai program pemberdayaan ekonomi, khususnya di sektor UMKM, dapat berjalan lebih optimal dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat Bandar Lampung.
