Bandar Lampung – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Bandar Lampung menggelar kegiatan FMD (Fisik, Mental, Disiplin) sebagai bagian dari program pembinaan internal untuk meningkatkan kesiapsiagaan, kedisiplinan, serta kemampuan menghadapi situasi darurat bagi petugas maupun warga binaan.
Kegiatan yang digelar di lapangan olahraga Rutan ini melibatkan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bandar Lampung. Selain mendapat teori pencegahan kebakaran, peserta juga mengikuti praktik langsung, terutama bagi pegawai dan tamping (tahanan pendamping), khususnya tamping dapur yang memiliki risiko lebih tinggi.
Kepala Rutan Kelas I Bandar Lampung, Azhar, menegaskan kegiatan ini bukan hanya latihan fisik semata, melainkan juga pembekalan keterampilan penting yang bisa diterapkan di lingkungan kerja sehari-hari.
“Sinergi dengan Dinas Pemadam Kebakaran ini memastikan pembinaan tidak hanya teoritis, tetapi juga praktis dan aplikatif,” ujarnya.
Instruktur Damkar, Aziz, mengapresiasi inisiatif Rutan. Menurutnya, pelatihan seperti ini penting untuk menumbuhkan kesadaran bahaya kebakaran sekaligus memberikan pemahaman tentang teknik pemadaman, penggunaan APAR, hingga prosedur evakuasi yang benar.
Kegiatan FMD ini disambut antusias peserta. Selain latihan kebakaran, mereka juga menjalani pembinaan fisik dan mental guna memperkuat kedisiplinan serta solidaritas di lingkungan Rutan.
Dengan adanya kegiatan tersebut, Rutan Kelas I Bandar Lampung berharap tercipta lingkungan yang lebih aman, tertib, dan responsif terhadap keadaan darurat. (Iqb)