DENPASAR — Seorang pria bernama I Nengah Sudana tewas bersimbah darah setelah terkena taji ayam aduan dalam insiden tragis di arena sabung ayam di Jalan Sokasati, Kelurahan Kesiman, Denpasar, Minggu siang (27/7/2025).
Peristiwa bermula saat berlangsungnya pertandingan sabung ayam sekitar pukul 13.30 WITA. Dua ayam yang akan diadu merupakan milik Soma dan Bikul. Saat hendak dimulai, ayam milik Soma tiba-tiba memberontak dan lepas dari genggaman, lalu menyerang ayam lain yang masih dipegang Gede Puja Astika.
Karena panik, Bikul melompat keluar dari arena, sementara I Nengah Sudana yang berada di dekatnya tak sempat menghindar. Ayam yang sudah dipasangi taji (pisau kecil) tersebut justru menyerangnya.
“Korban diserang ayam yang lepas, sehingga mengalami luka dan mengeluarkan banyak darah,” ujar Kasi Humas Polres Denpasar, AKP I Ketut Sukadi, Senin (28/7/2025).
Saksi mata, Agus Putrawan, mengungkapkan bahwa saat kejadian dirinya sudah berada di luar arena dan mendengar keributan. “Saya dengar teriakan ‘kena taji’, lalu saya lihat korban sudah berlumuran darah dan sedang digotong banyak orang,” ungkapnya.
Korban langsung dibawa ke RS Puri Raharja dengan sepeda motor, dibonceng tiga bersama Agus dan seorang lainnya. Mereka tiba di rumah sakit sekitar pukul 14.00 WITA.
Namun, nyawa I Nengah tidak tertolong. “Saat diperiksa, korban sudah dalam kondisi meninggal dunia. Tidak ada denyut nadi sama sekali,” tambah AKP Ketut.
Pihak rumah sakit menyatakan korban mengalami luka terbuka serius di bagian perut sepanjang 14 cm, lebar 5 cm, dengan kedalaman mencapai 14 cm. Selain itu, terdapat luka di paha kanan sepanjang 1,5 cm dan luka lecet di punggung sepanjang 4 cm.
Sekitar pukul 16.15 WITA, jenazah I Nengah Sudana dibawa pulang ke kampung halamannya di Karangasem, Angantelu, menggunakan mobil jenazah milik BPBD Kota Denpasar.