Bandar Lampung – Menjelang pelaksanaan Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) 2026, Pemerintah Kota Bandar Lampung memperkuat koordinasi dengan Badan Pusat Statistik (BPS) setempat. Audiensi antara kedua pihak berlangsung di Ruang Rapat Asisten Pemkot Bandar Lampung, Senin (26/01/2026).
Sekretaris Daerah Kota Bandar Lampung, Iwan Gunawan, mewakili Wali Kota dalam pertemuan tersebut. Ia menyambut baik kedatangan jajaran BPS dan menilai Susenas sebagai instrumen penting untuk membaca kondisi riil masyarakat.
Dukungan dari pemerintah daerah

Dalam diskusi, dibahas berbagai hal teknis pelaksanaan survei, termasuk dukungan dari pemerintah daerah hingga tingkat kecamatan dan kelurahan, serta strategi mendorong masyarakat agar bersedia memberikan data yang jujur dan akurat.
Menurut Iwan, hasil Susenas sangat dibutuhkan dalam merancang kebijakan pembangunan yang tepat sasaran.
“Data dari Susenas menjadi pijakan penting bagi pemerintah dalam menyusun program, terutama yang menyangkut kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan, keberhasilan survei tidak hanya bergantung pada petugas BPS, tetapi juga pada keterbukaan masyarakat sebagai responden.
Sosialisasi pentingnya Susenas

Pemkot, lanjutnya, akan ikut menyosialisasikan pentingnya Susenas agar warga tidak ragu menerima petugas survei di lapangan.
BPS Kota Bandar Lampung sendiri menjelaskan bahwa Susenas mencakup pengumpulan data di berbagai sektor, seperti pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, kondisi tempat tinggal, hingga tingkat pengeluaran rumah tangga.
Data tersebut menjadi acuan pemerintah dalam mengevaluasi program sosial, pengentasan kemiskinan, serta pembangunan manusia. Karena itu, kualitas data menjadi kunci utama.
Audiensi ini diharapkan menjadi awal penguatan kolaborasi antara Pemkot dan BPS demi memastikan Susenas 2026 berjalan lancar dan menghasilkan gambaran sosial ekonomi masyarakat yang akurat.